Senin, 22 Maret 2021
BALIKPAPAN-Kodam VI/Mulawarman gelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021 di Aula Makodam VI/Mulawarman, Senin (22/3/2021).

Dalam paparannya, Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E.,M.M., M.Tr. (Han) menjelaskan, sesuai Arahan Presiden RI pada Pembukaan Rakornas Penanggulangan Bencana Alam 3 Maret yang lalu.
"Bahwa kita, diperintahkan untuk mempersiapkan pelaksanaan Gulbencal di wilayah Kalimantan Timur. Khususnya, Karhutla dan menindaklanjuti arahan Presiden tersebut," ungkap Pangdam VI/Mlw.
Maka atas arahan Gubernur Kalimantan Timur, Kodam VI/Mlw bersama dengan Polda Kaltim dan seluruh instansi yang terkait. Serta, unsur masyarakat menyelenggarakan Rakorda dan Upacara Gelar Gulbencal.
Pangdam juga menjelaskan, terdapat penurunan yang cukup signifikan untuk luas lahan yang terbakar pada tahun 2020 bila dibandingkan dengan data tahun 2019 yaitu pada tahun 2019 mencapai 68.524,00 H.
Sedangkan tahun 2020,mencapai 5.221,00 Ha. Selain itu untuk data bencana alam di wilayah Kaltim, tahun 2020 frekuensi banjir dan tanah longsor meningkat hampir 2 kali lipat dibanding tahun 2019.
"Dan frekuensi banjir terbanyak di wilayah Samarinda dengan 71 kejadian, Kubar 30 kejadian," urai Heri Wiranto.
Sementara frekuensi tanah longsor, terbanyak terjadi di wilayah Samarinda dengan 30 kejadian dan Balikpapan 12 kejadian.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si juga menjelaskan, kegiatan rapat kordinasi ini tentu sangat baik sebagai sarana bagi kita semua, bagi Pemprov bagi Kodam, Polda, BPBD dan seluruh jajaran untuk mempersiapkan dalam rangka melakukan pencegahan dan penanggulangan bencana alam.
Senada disampaikan, Gubernur Kaltim Dr.H Isran Noor sangat berterimakasih atas kerjasama, serta dukungan TNI dan Polri di daerah dalam penanggulangan bencana alam selama ini, tidak terkecuali bencana kebakaran hutan dan lahan di Kaltim.
"Tentu juga menyangkut dukungan pemerintah daerah untuk peralatan. Dan, disini ada yang punya anggaran, yaitu Ketua DPRD Kaltim (Pak Makmur, red), Sama beliau nanti kita minta dukunganya Pak Pangdam, ya Pak Kapolda," ujarnya.
Sumber: Pendam VI/Mlw