Senin, 8 Maret 2021
MERAUKE- Sedikitnya, 6 (enam) orang Prajurit Pos Kweel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awang Long yang dengan suka rela membantu masyarakat kampung Kweel untuk membuat perahu tradisional (Kole-Kole).
Disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awang Long Mayor Inf. Albert Frantesca Hutagalung di Merauke, Papua, Senin (08/3/2021).

Dansatgas menjelaskan, demi terwujudnya kemanunggalan antara TNI-Masyarakat untuk itu Prajurit Satgas Pamtas ditekankan Keprofesionalisme dalam melayani setiap laporan dari masyarakat sekecil apapun.
"Tiidak pandang siapapun itu Berawal dari adanya laporan masyarakat Kampung Kweel kepada Pos Kweel yang meminta bantuan dalam pembuatan perahu tradisional (Kole-Kole)," urai Albert Frantesca.
"Kole itu dibuat sebagai transportasi untuk mencari ikan masyarakat kweel, dengan sigap Pos Kweel menerjunkan 6 orang prajuritnya dalam membantu masyarakat kweel," ucapnya.
Pergerakan tersebut dipimpin langsung oleh Sertu Arif M Jalil selaku Danpos Kweel kegiatan ini juga sebagai salah satu cara untuk mempererat silaturahmi dan kedekatan hubungan dengan masyarakat kampung kweel.
Diketahui bahwa, untuk menjangkau kampung kweel yang merupakan daerah binaan dari Pos Kweel tidak bisa hanya dilalui dengan transportasi darat, tetapi harus ditempuh menggunakan transportasi air.
Kondisi itu, tidak membuat patah semangat dan keikhlasan Prajurit Satgas Pos Kweel dalam membantu masyarakat Kampung Kweel untuk membuat perahu tradisional (Kole-Kole).
Sementara, Danpos Kweel mengatakan, hubungan anntara Pos Kweel dan masyarakat kweel merupakan sudah bagian dari keluarga untuk itu tidak ada kata pamrih bagi pos kweel dalam membantu masyarakat kweel yang merupakan sudah bagian dari keluarga.
“Hubungan kita dengan warga kampung sudah menjadi bagian dari keluarga, untuk itu sebisanya kita, bantu mereka dengan keadaan yang kita punya," terang Danpos Dominicus Dhomjae (63) suku yeenan warga Kampung Kweel.
Ia juga sebagai pemilik perahu tradisional tersebut, dirinya mengucapkan banyak terimakasih dan merasa senang atas bantuan diberikan Pos Kweel.
Sumber: Pendam VI/Mlw.
Editor: Ahmad Yani