Rabu, 20 Januari 2021
MAHULU-Danrem 092/MRL Pimpin Upacara Serah Terima Satgas Pamtas RI-MALAYSIA dari Yonif Raider 200/BN ke Satgas Pamtas Yonif 614/Raja Pandhita.
Komandan Korem 092/Maharajalila Brigjen TNI Suratno, S.I.P, memimpin upacara serah terima Satgas Pamtas RI-Malaysia dari Yonif Raider 200/BN kepada Satgas Pamtas Yonif 614/Raja Pandhita.

Upacara serah terima Satgas Pamtas RI-Malaysia dipimpin Danrem 092/MRL yang juga selaku Dankolakops Satgas Pamtas RI-Malaysia TA. 2021, dilaksanakan di halaman balai adat yang berada di kampung Batu Majang Kec. Long Bagun Kab. Mahulu Prov Kaltim, Rabu (20/1/2021).
Turut hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda Mahakam Ulu (Mahulu) diantaranya Wakil Bupati Mahulu Juan Jenau, Ketua Komisi I DPRD Mahulu Juleha, Kepala Adat Dayak Kenyah Mahulu Balan Tingai, Kepala Adat Dayat Kp. Batu Majang Jambang Usat, Kapolsek Long Bagun AKBP Purwanto, Letkol Inf Anang Sofyan Efendi selaku Dandim 0912/Kutai Barat dan para Kasi Korem 092/MRL.
Sementara itu, Danrem 092/MRL Brigjen TNI Suratno, S.I.P, dalam amanatnya mengucapkan, selamat datang kepada Satgas Yonif 614/RJP untuk melaksanakan tugas sebagai Satgas Pamtas RI-Malaysia.
Danrem 092/MRL juga mengucapkan, terimakasih kepada Yonif Raider 200/BN yang sudah mengemban tugas dengan sebaik-baiknya selama 9 bulan.
“Tugas ini merupakan kepercayaan negara yang patut disyukuri, karena tugas yang akan kalian laksanakan merupakan kepercayaan dan kehormatan serta wujud bakti terhadap rakyat, bangsa dan negara yang kita cintai,” jelasnya.
Lebih lanjut, kepercayaan ini harus dipertanggung jawabkan dan dilaksanakan dengan penuh semangat dan kesungguhan serta dilandasi dengan sikap disiplin yang tinggi bagi prajurit satuan tempur, penugasan operasi adalah suatu kehormatan dan kebanggaan.
“Selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia, saya menaruh harapan besar kepada seluruh Prajurit Satgas Pamtas Yonif 614/RJP. Selain, menjaga patok perbatasan negara dan penyelundupan narkoba serta barang ilegal, kehadiran kalian harus mampu memberikan dampak positif dan keamanan wilayah perbatasan maupun untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat," urainya.
"Semoga kalian berhasil dalam penugasan dan senantiasa mendapatkan perlindungan dan bimbingan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Brigjen TNI Suratno, S.I.P.
Diakhir amanatnya, Brigjen TNI Suratno, S.I.P mengingatkan agar segera buat dan laksanakan prosedur tetap untuk evakuasi apabila ada anggota yang terdampak COVID-19.
“Yakinkan tentang siapa yang harus dihubungi dan dilaporkan, ke mana evakuasi anggota yang sakit harus dibawa, temu cepat lapor cepat,” tuturnya.
Sumber: Pendam VI/Mlw
Editor: Ahmad Yani