Rabu 26 November 2025
BALIKPAPAN — DPRD Kota Balikpapan menggelar Rapat Paripurna ke-5 Masa Sidang I Tahun 2025/2026 dengan agenda Penyampaian Perubahan Nota Penjelasan Wali Kota Balikpapan terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2026.

Paripurna tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas penyesuaian kebijakan pemerintah pusat mengenai alokasi Transfer ke Daerah (TKD) yang berdampak signifikan pada fiskal daerah, Selasa (18/11/2025).
Dalam sambutannya, Alwi Al Qadri menyatakan seluruh tahapan rapat dibuka untuk umum, sekaligus menegaskan komitmen DPRD menjaga transparansi proses penyusunan anggaran.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, instansi vertikal, lembaga perbankan, perguruan tinggi, tokoh masyarakat hingga insan pers yang hadir.
Alwi memberikan apresiasi khusus kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah bekerja cepat dalam menyesuaikan rancangan APBD 2026 setelah keluarnya kebijakan baru dari Kementerian Keuangan.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Menteri Keuangan Nomor S-62/PK/2025 tanggal 23 September 2025, yang menyebabkan turunnya dana transfer bagi Balikpapan sehingga memengaruhi struktur pendapatan daerah tahun berikutnya.
"Kondisi fiskal ini tidak mudah. Penurunan pendapatan transfer menuntut kita mengambil langkah yang strategis, rasional dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Alwi.
Ia menekankan bahwa penyusunan APBD 2026 harus berpegang pada prinsip prioritas belanja yang langsung menyentuh layanan publik, kesejahteraan warga, serta keberlanjutan program pembangunan.
Menurutnya, kondisi ini menuntut Pemerintah Kota dan DPRD Kota Balikpapan lebih cermat menetapkan skala prioritas tanpa mengurangi kualitas pelayanan.
Alwi juga menjelaskan bahwa Wali Kota sebelumnya telah menyampaikan nota penjelasan pada bulan sebelumnya. Namun perubahan kebijakan TKD mengharuskan pemerintah kota kembali menyusun dan menyerahkan komposisi rancangan APBD yang telah disesuaikan.
Pada penutup sambutannya, Alwi mengajak seluruh peserta paripurna untuk menyimak pemaparan lengkap Wali Kota Balikpapan yang akan disampaikan Wakil Wali Kota sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan APBD 2026 tetap realistis dan mampu mengatasi tantangan fiskal yang dihadapi kota. (Adys/adv/*)