Kamis 20 November 2025
BALIKPAPAN — Momentum Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlur) yang digelar di Hotel Gran Tiga Mustika pada Minggu (16/11/2025) menjadi ajang evaluasi bagi berbagai pihak terkait perkembangan olahraga di Balikpapan.
Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Yusdiana Hakim, menilai kegiatan tersebut membuka ruang untuk menata ulang pola komunikasi dan kolaborasi antar-cabang olahraga di kota ini.
Yusdiana melihat proses pemilihan yang menghadirkan Gasali sebagai calon tunggal bukan hanya menunjukkan dukungan kuat dari cabang olahraga (cabor), tetapi juga membuka peluang konsolidasi lebih solid di tubuh KONI.
Menurutnya, selama beberapa tahun terakhir masih terdapat beberapa cabor yang belum mendapatkan pola komunikasi yang ideal.
Ketua Persani Balikpapan itu menegaskan bahwa kebutuhan pembinaan atlet membutuhkan koordinasi intensif antara pengurus KONI dan seluruh cabor.
Karena itu, figur ketua yang mampu menjembatani kepentingan berbagai pihak menjadi sangat penting.
"Dengan terpilihnya Ketua KONI yang baru, saya pribadi merasa optimistis. Semoga komunikasi dengan seluruh cabor bisa jauh lebih baik, lebih terbuka, dan lebih aktif dibanding sebelumnya,” ungkap Yusdiana.
Ia menyebut bahwa Kota Balikpapan memiliki banyak cabor berprestasi yang memerlukan perhatian berkelanjutan, termasuk dukungan dalam pembinaan dan pengembangan atlet.
Ketika komunikasi terganggu, kata Yusdiana, proses pembinaan menjadi kurang maksimal. Karena itu ia menaruh harapan besar agar kepemimpinan Gasali dapat memperbaiki kondisi tersebut.
Hal lain yang dinilainya positif adalah latar belakang Gasali sebagai Anggota DPRD Kota Balikpapan sekaligus Ketua Komisi IV yang memang membidangi sektor olahraga.
Yusdiana menilai posisi tersebut akan mempermudah sinkronisasi program olahraga antara KONI dan legislatif.
"Karena sama-sama berada di DPRD dan sama-sama terlibat di dunia olahraga, tentu ruang diskusinya akan lebih cair. Kolaborasi bisa semakin kuat untuk memajukan olahraga Kota Balikpapan,” jelasnya.
Dengan demikian, Yusdiana menutup pernyataan dengan keyakinan bahwa kepengurusan KONI yang baru dapat membawa energi segar demi peningkatan prestasi dan penguatan organisasi olahraga di Kota Beriman. (Adys/adv/*)