Kamis 6 November 2025
BALIKPAPAN — Komitmen terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat terus menjadi perhatian serius Sekretaris Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Taufik Qul Rahman. Ia menegaskan bahwa penguatan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pembangunan ruang hijau produktif menjadi salah satu fokus utamanya selama menjabat sebagai wakil rakyat.
Menurut Taufik, pengembangan ekonomi lokal tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah, tetapi harus melibatkan kolaborasi lintas pihak, mulai dari masyarakat, lembaga pemberdayaan, hingga sektor swasta.
"Kami di lapangan bekerja bersama lurah, camat, dan RT untuk membangun kegiatan ekonomi yang berbasis lingkungan. Jadi ekonomi tumbuh, tapi kota juga tetap hijau dan sehat,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).
Taufik menjelaskan, beberapa kegiatan yang telah dijalankan di antaranya lomba Cipta Green House (CGH) dan pembangunan taman-taman terbuka hijau melalui dukungan aspirasi dewan serta program CSR perusahaan.
Ia menilai konsep tersebut menjadi bentuk nyata integrasi antara ekonomi rakyat dan pelestarian lingkungan. Tidak hanya itu, Taufik yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Baru Ilir tengah menyiapkan program ketahanan pangan berbasis hidroponik.
Menurutnya, Program ini akan segera berjalan dalam waktu dekat dan menyasar partisipasi warga di tingkat RT.
"Insyaallah bulan depan mulai kami tanam. Hasilnya bisa dinikmati warga, dan ini juga membantu ketahanan pangan lokal,” ungkapnya.
Menanggapi soal rangkap jabatan yang disorot sebagian pihak, Taufik menegaskan bahwa posisi Ketua LPM tidak termasuk jabatan struktural yang menerima gaji, sehingga tidak melanggar aturan.
"LPM itu sifatnya sosial. Tidak ada larangan rangkap jabatan sepanjang tidak mengganggu tugas sebagai anggota DPRD," jelasnya.
Ia berharap program-program pemberdayaan masyarakat yang digagasnya dapat menjadi contoh kolaborasi nyata antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam memperkuat perekonomian lokal.
"Saya ingin membuktikan bahwa pengabdian itu bukan soal jabatan, tapi tentang komitmen untuk membawa manfaat bagi warga,” tandasnya. (Adys/adv/*)