Warga Keluhkan Krisis Air dan Minimnya Penerangan, DPRD Dorong Pemerintah Tindak Cepat

Rabu 29 Oktober 2025

BALIKPAPAN— Persoalan air bersih kembali menjadi keluhan utama masyarakat di sejumlah kawasan Kota Balikpapan, terutama di wilayah Sepinggan.

Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Laisa Hamisah, mengungkapkan bahwa hingga kini masih banyak warga yang belum menikmati layanan air PDAM secara maksimal, terutama di RT 46 Kelurahan Sepinggan.

Laisa Hamisah Anggota Komisi III DPRD Balikpapan. (Ady)

Menurut Laisa, warga sudah berupaya membangun penampungan air di kawasan perbukitan untuk menampung suplai dari PDAM. Namun, upaya itu tidak berjalan efektif karena tekanan air sangat rendah.

"Air di sana tidak pernah mengalir. Sudah ada penampungan di atas, tapi tetap saja tidak bisa diisi karena volumenya kecil. Nah kalau diisi ke atas, itu di bawah justru mati,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Masalah tersebut, lanjutnya, bahwa telah menunjukkan perlunya langkah teknis yang lebih tepat dari pihak PDAM untuk memastikan distribusi air bisa menjangkau wilayah dengan kontur tanah tinggi.

Ia menilai kondisi ini cukup mengganggu aktivitas harian masyarakat, terutama untuk kebutuhan dasar seperti mandi, mencuci, dan memasak.

Selain masalah air bersih, Laisa juga menyoroti kebutuhan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik permukiman yang masih sangat minim.

Ia mengapresiasi untuk komitmen Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan yang telah bergerak cepat merespons laporan lampu jalan rusak atau mati, namun tetap menekankan pentingnya pemerataan.

"Sekarang ada program Balikpapan Terang dari pemerintah kota, targetnya itu sekitar 20 ribu titik PJU terpasang sampai tahun depan. Ini merupakan langkah yang sangat bagus, tapi harus merata dan benar-benar dirasakan warga di lingkungan kecil,” tuturnya.

Laisa menambahkan, untuk penanganan dua persoalan dasar tersebut, yakni air bersih dan penerangan jalan harus menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat.

"Kita harapkan pemerintah lebih cepat dalam menanggapi, karena ini kebutuhan pentingl. Karena air dan penerangan menyangkut kenyamanan dan keselamatan warga,” tandasnya. (Adys/adv/*)