DPRD Dorong Pemerataan Akses Air Bersih, PTMB Tambah Tandon dan Waduk Baru di Balikpapan

Rabu 22 Oktober 2025

BALIKPAPAN– Upaya pemerataan akses air bersih di Kota Balikpapan terus menjadi perhatian DPRD Kota Balikpapan. Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Japar Sidik, telah menyampaikan bahwa sejumlah wilayah pinggiran kini mulai mendapatkan manfaat dari program bantuan tandon air bersih yang dijalankan oleh Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB).

Japar Sidik anggota Komisi II DPRD Balikpapan. (Adys)

Menurut Japar, salah satu wilayah yang telah menerima bantuan tersebut adalah kawasan Muara Rampak, yang dimana ada sekitar 35 rumah tangga kini menikmati pasokan air bersih melalui sistem hidram umum.

Program ini menyediakan dua tandon berkapasitas 5.000 liter dan 3.000 liter, selain itu juga ada drum biru berkapasitas 200 liter yang digunakan sampai sekarang secara bergilir oleh warga.

"Alhamdulillah masyarakat sudah bisa merasakan manfaat dari bantuan itu. Sistemnya menggunakan meteran umum yang menyalurkan air ke dua tandon, lalu dari tandon itu dialirkan ke sekitar 35 rumah,” jelas Japar, Rabu (22/10/2025).

Ia menambahkan, untuk program tandon ini merupakan sebuah solusi sementara bagi wilayah-wilayah yang belum bisa terlayani jaringan pipa utamanya PTMB.

"Untuk daerah-daerah tertentu yang belum memungkinkan dilakukan pemasangan pipa, sementara itu menggunakan tandon. Tetapi kalau secara umum, sudah mulai teraliri, hanya belum bisa 24 jam karena masih bergilir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Japar menjelaskan bahwa sumber air baku di Kota Balikpapan saat ini masih bergantung pada Waduk Manggar dan Waduk Teritip.

Namun, Pemerintah dan PTMB tengah menyiapkan waduk baru di Sepaku yang ditargetkan beroperasi tahun depan. Selain itu, juga ada rencana pembangunan Waduk di Adil yang masih dalam tahap proses.

"Kalau tambahan waduk itu bisa terealisasi, saya yakin kebutuhan bahan baku air akan lebih tercukupi. Pelayanan ke masyarakat pun bisa lebih maksimal,” katanya.

Selain itu, PTMB juga tengah menambah sumur air dalam, terutama di wilayah Balikpapan Barat, guna memperkuat pasokan air baku. "Semua dilakukan bertahap. Mudah-mudahan pada tahun 2027 kelak nanti sudah lebih optimal,” tandasnya. (Adys/adv/*)