Rabu 9 April 2025
BALIKPAPAN- Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menanggapi keluhan masyarakat terkait masalah kendaraan bermotor yang terjadi pada tanggal 24 Maret lalu.
"Kami menerima laporan dari beberapa bengkel termasuk Auto 2000 yang berada di Jalan Mt Haryono Balikpapan mengenai motor yang mengalami brebet atau mogok, dan hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa beberapa sampel bahan bakar dalam kondisi keruh," ungkap Fauzi Adi saat melakukan kunjungan lapangan ke Pertamina Patra Niaga, Rabu (9/4).
Fauzi menjelaskan bahwa Patra Niaga telah melakukan investigasi setelah menerima keluhan tersebut, dan menemukan bahwa ada bahan bakar yang keruh di salah satu SPBU.
"Lebih lanjutnya, kami meminta data lengkap mengenai pengiriman bahan bakar dari mobil tangki yang mengisi SPBU tersebut," tambahnya.
Kemudian, Fauzi juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses investigasi ini serta meminta informasi mengenai masa berlaku bahan bakar yang ada di SPBU, termasuk usia beberapa SPBU di Balikpapan, untuk memastikan bahwa semua bahan bakar yang beredar memenuhi standar kualitas.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan investigasi dilakukan secara akurat, dan akan meminta data serta hasil investigasi paling lambat pada hari Senin 14 April 2024. Jika diperlukan, kami juga akan melibatkan laboratorium independen untuk mendapatkan hasil yang objektif," tegasnya.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masalah yang dihadapi masyarakat dapat segera teratasi dan kualitas bahan bakar di Balikpapan dapat terjaga dengan baik.
"Kami berkomitmen untuk terus memantau situasi ini dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik," tandas Fauzi. (Adys/*)