DPRD Balikpapan Gelar Raperda PAD Balikpapan 2025

Senin 30 Desember 2024

BALIKPAPAN- DPRD Kota Balikpapan telah selesai melakukan Rapat Paripurna ke-32 Masa Sidang 1 Tahun Sidang 2024/2025 atas persetujuan bersama hasil evaluasi Gubernur Kalimantan Timur terkait rancangan peraturan daerah Kota Balikpapan tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

 

Rapat tersebut menghasilkan rincian Penetapan Daerah, yakni Pendapatan Asli Daerah Rp.1.301.282.969.500,00, Pendapatan Transfer Rp.2.913.292.954.013,00, serta Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah Rp.4.500.000.000,00 dengan Total Pendapatan Daerah Rp. 4.219.075.923.513,00.

Lalu untuk Belanja Daerah, dengan meliputi Belanja Operasi Rp. 3.133.659.120.633,47, Belanja Modal Rp. 1.451.589.188.671,53, Belanja Tidak Terduga Rp. 12.805.950.324,00. Jadi Total Belanja Daerah Rp. 4.598.054.259.629,00.

Kemudian terjadi surplus/defisit Rp. 378.978.336.116,00, untuk sisa lebih perhitungan anggaran tahun berkenaan adalah Rp. 0 atau Nihil.

Senada dengan hal ini, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program-program prioritas dalam rangka pembangunan kota di tahun 2024. Rahmad berharap agar semua kegiatan yang dapat ditender dilaksanakan lebih cepat, mengingat proses yang panjang, terutama untuk proyek fisik.

"Jangan sampai ada keterlambatan, karena hal ini dapat menjadi masalah bagi pembangunan di akhir tahun,” ujar Rahmad saat diwawancarai, Senin (30/12/2024).

Ia menegaskan bahwa program-program prioritas, termasuk BPJS, pendidikan, dan pembangunan fasilitas umum seperti rumah sakit dan sekolah, harus segera dijalankan.

"BPJS harus menjadi prioritas utama, dan anggaran untuk program ini dapat dialokasikan dari kegiatan lain yang juga penting. Prioritas pendidikan dan kesehatan harus berjalan, karena ini adalah hal yang langsung dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Rahmad juga memberikan kabar baik mengenai pembangunan di tahun 2024 yang telah terealisasi. Meskipun ada beberapa keterlambatan yang mungkin terjadi, ia optimis bahwa semua target akan selesai tepat waktu.

"Untuk rumah sakit, jika ada kendala, kami akan memberikan waktu tambahan dan membahasnya dengan pihak terkait,” jelasnya.

Dalam upaya menuju Balikpapan yang lebih modern, Wali Kota juga menyampaikan rencana untuk menambah infrastruktur kabel sebagai bagian dari program pembangunan.

Rahmad Masud Wali Kota Balikpapan

"Mudah-mudahan semua program ini dapat terealisasi dengan baik, pelan tapi pasti, untuk menuju kota kita yang lebih modern," terang Rahmad.

Dengan demikian, dalam komitmen yang kuat dari Pemerintah Kota Balikpapan, diharapkan semua program prioritas dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (Adys/*)