Senin, 21 NOPEMBER 2022
BALIKPAPAN-Bertambah banyaknya penyakit DBD dan terbatasnya vaksin boster akhir-akhir ini di kota Balikpapan menjadi perhatian serius bagi Komisi II DPRD kota Balikpapan.
Komisi II DPRD kota Balikpapan akan segera mengundang pihak Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan untuk melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP).
"Dalam waktu dekat ini kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait salah satunya DKK," kata Sandi Ardian, Senin (21/11/2022).
Sandi mengatakan bahwa RDP itu dilaksanakan dengan tujuan untuk membahas bersama pihak DKK bagaimana cara mensiasati kebutuhan vaksin (boster) yang diperlukan masyarakat.
Semacam seperti apakah langkah-langkah antisipasi dan program dari DKK terkait dengan penyakit berbahaya DBD yang sekarang sudah mulai meningkat kembali.
"Jadi terkait persoalan itu semua, kami ingin mengetahui apa yang nanti akan dilakukan DKK. Dan antisipasi DBD supaya tidak semakin bertambah korban dari penyakit ini," tegasnya.
RDP tersebut sejatinya harus segera terlaksana karena sudah menyangkut penyakit berbahaya yang mengancam masyarakat kota Balikpapan.
"Dalam waktu dekat segera kami koordinasi dengan pihak mereka agar ada kelanjutan," pungkasnya. (Adys/*)