Alwi Alqadri, Ajak Ibu-ibu Sidak Minyak Goreng

Jumat, 11 MARET 2022

BALIKPAPAN-DPRD Kota Balikpapan memediasi, para kaum ibu, saat melakukan orasi di depan kantor DPRD Balikpapan. Kedatangan para ibu-ibu ini, guna menyampaikan aspirasi terkait kelangkaan minyak goreng, sepekan terakhir.

Penyampaian aspirasi ini, dilakukan ibu-ibu dari  perwakilan enam kecamatan Balikpapan. Pasalnya, sudah sepekan ini, minyak goreng langkah disejumlah pasar dan tokoh di Balikpapan, Jumat (11/3/2022).

Alwi Al Qadri Ketua Komisi III DPRD Balikpapan

Para ibu-ibu mendatangi kantor DPRD Balikpapan mengeluhkan, begitu susahnya mendapatkan minyak goreng, jikalau dapat pun harga tersebut naik dua kali lipat.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri menyampaikan, aspirasi yang disampaikan para ibu - ibu tersebut, juga dirasakan oleh para Anggota DPRD Kota Balikpapan.

Alwi Al Qadri mengajak para ibu - ibu dari perwakilan masing-masing kecamatan, untuk turun sama-sama mengecek ketersediaan minyak goreng di toko-toko, Senin (14/3/2022) nanti.

"Kita akan mengundang Dinas Perdagangan, maupun Satpol PP, menindaklanjuti kelangkaan ini, dan perlu disorot," ucap Alwi.

Menurutnya, ada dua akan menjadi perhatian, pertama dalam kelangkaan atau Kekosongan minyak goreng tersebut. Dan kedua dugaan kenaikan harga yang tidak wajar, meski sudah ditentukan pemerintah.

Untuk diketahui, harga minyak goreng yang ditetapkan pemerintah, untuk  2 (dua) liter dibandrol Rp.28.000,- ada saja pedagang nakal, harga minyak dihargai dua kali lipat dari harga sebenarnya.

"Ini termasuk permasalahan," paparnya.

"Apabila ada harga minyak goreng yang tidak wajar, akan ditindaklanjuti," tegas politisi Golkar ini.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya akan menyasar toko-toko besar, seperti Lotte Mart, Yova Mart termasuk gudang di KM 2,5.

Pihaknya juga dan akan mencari tahu dimana saja, gudang distributor yang ada di Balikpapan. "Apabila ada indikasi toko atau gudang yang menimbun minyak goreng, laporkan kepada kami, akan kami tindak tegas, dan laporkan kepihak yang berwajib, karena kelangkaan ini sudah sangat mengganggu, terjadi hampir sepekan," tandasnya. (Adv/Adys)