Kamis, 16 SEPTEMBER 2021
Belanja APBD Perubahan Mengalami Kenaikan 640 Miliar
BALIKPAPAN–Meski tengah situasi krisis keuangan akibat pandemi Covid 19, APBD Perubahan Tahun 2021 akan mengalami kenaikan hingga Rp 500 miliar dari nilai APBD murni tahun 2021 yang semula Rp 2,2 triliun. APBD Perubahan Kota Balikpapan Tahun 2021 diperkirakan akan ditetapkan pada angka Rp 2,79 triliun.
"Kalau dari penjelasan tadi, APBD Perubahan 2021 itu sebesar Rp 2,14 triliun yang kemudian ditambah dengan belanja menjadi Rp 2,79 triliun," kata Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh kepada wartawan usai memimpin sidang paripurna nota penjelasan Wali Kota tentang APBD Perubahan Kota Balikpapan Tahun 2021, Kamis (16/9/2021).
Menurutnya, dengan penambahan tersebut, APBD Perubahan Kota Balikpapan Tahun 2021 mengalami defisit sebesar Rp 640 miliar, yang kemudian ditutupi dengan realisasi pendapatan asli daerah, sehingga tidak ada defisit karena untuk APBD Perubahan tidak boleh ada defisit harus Zero antara pemasukan dengan pengeluaran.
Dia mengatakan, hasil kesepakatan ini akan dituangkan dalam penetapan di sidang paripurna. Dimana ada empat sidang yang harus dilalui. Yakni nota penjelasan Walikota atas APBD Perubahan 2021, pandangan umum fraksi di DPRD Balikpapan, jawaban Walikota atas pandangan fraksi dan pandangan akhir masing-masing fraksi bersama penandatanganan kesepakatan.
Ia menjelaskan, nanti berita acara kesepakatan kita kirimkan ke Gubernur Kaltim untuk dievaluasi sebelum ditetapkan sebagai perda APBD Perubahan 2021.
Jika nantinya hasil evaluasi gubernur Kaltim tidak ada masalah langsung bisa dibuatkan perdanya.
Abdulloh menambahkan, pihaknya siap mendukung setiap kebijakan untuk merealisasikan visi dan misi wali kota seperti program BPJS Kesehatan kelas tiga gratis, bantuan anak sekolah dan program penanggulangan banjir.
"Program yang dimasukkan itu masih mencakup program prioritas, kita tidak mengganggu program prioritas untuk pro rakyat sesuai dengan visi dan misi wali kota," tandasnya. (Ahmad Yani/*)