Jurus Baru, BPHTB Tutupi Kekurangan PAD Pertengahan 2021

Jumat, 25 JUNI 2021

BALIKPAPAN-Wakil Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, H Haris mengkhawatirkan target PAD (Pendapatan Asli Daerah) 2021 tidak tercapai. Pasalnya, dari target sebesar, Rp649 miliar lebih, hingga awal Juni 2021 baru terealisasi Rp191 miliar. 

Haris menilai, penerimaan terbesar PAD Kota Balikpapan, bersumber dari pajak dan retribusi daerah. Diketahui bersama bahwa, tidak tercapainya, target PAD selalu terjadi tiap tahunnya. 

Namun, sektor pajak masih memungkinkan mengejar target pencapaian. Diantaranya, pajak mineral bukan logam, retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran dan retribusi perpanjangan izin tenaga kerja. 

Kondisi tidak tercapainya target PAD hinga Juni ini, Komisi II meminta kepada Komisi terkait, Komisi III, IV dan Komisi I sebagai mitra OPD penerima retribusi, untuk dilakukan pengawasan. 

Pengawasan yang perlu dilakukan terhadap penerimaan atas parkir tepi jalan, retribusi sampah. "Bila kondisi ini masih seperti ini, kami yakin kalau PAD 2021 hingga Desember tidak akan tercapai," ungkap Haris saat rapat RDP di ruang rapat paripurna DPRD Balikpapan bersama BPPRD, Kamis (24/6/2021) kemarin. 

H. HARIS Ketua Komisi II DPRD Balikpapan

Sisi lain, ia mengapresiasi pencapaian target penerimaan pajak atas BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan). Ini menunjukan diawal Juni penerimaan pajak atas BPHTB sebesar Rp36 miliar. 

Pihaknya, tidak menginginkan adanya penerimaan yang melampaui target dapat menutupi kekurangan penerimaan yang lain. "Jangan sampai adanya pendapatan yang meningkat, sehingga penerimaan retribusi yang lain hancur," paparnya. 

Ia juga mengkritisi tidak maksimalnya penerimaan retribusi sampah di DLH (Dins Lingkungan Hidup), sementara anggaran DLH setahun mencapai Rp15 miliar, tidak sebanding dengan penerimaan yang didapatkan hanya sebesar Rp13 miliar. 

Demikian juga dengan retribusi parkir tiap tahunnya tidak pernah tercapai. "Kami sampaikan kepada Komisi terkait, agar ketat melakukan pengawasan untuk memaksimalkan PAD hingga akhir Desember," tandasnya.(Ahmad Yani)