Senin, 13 Juli 2020
BALIKPAPAN-Komisi lV DPRD Balikpapan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan terkait, Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Rapat berlangsung di ruang rapat gedung DPRD Balikpapan, Senin, (13/7/2020).
Usai RDP Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan Muhaimin mengatakan, RDP tersebut membahas terkait KUA-PPAS, akan dilaksanakan Disdikbud 2021.
Dalam RDP tersebut membahas terkait, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini. Dinilai masih banyak anak-anak tidak diterima di sekolah negeri, sementara rencana Disdikbud diharapkan samapi 2021 harusnya daya tampung sekolah negeri, sampai dengan 75 persen dari kelulusan.
"Sekira 65 sampai 66 persen atau kurang 13 persen, belum tertampung. Dari 13 persen itu uangnya berapa, dan mau dibangun kelas atau sekolah dimana," ungkap Kadisdikbud Balikpapan.
"Kami sudah melakukan analisa untuk kelulusan SD ke SMP 2021 dan potensi anak berusia tujuh tahun akan masuk sekolah di 2021," katanya.
"Sehingga dari analisa itu, perkecamatan sudah ketahuan berapa dibutukan penambahan ruang kelas baru dapat dilakukan pembangunan sekolah baru di tahun anggaran 2021," jelasnya.
"Kami sudah memiliki data rencana untuk lokasi pembangunan sekolah baru, Balikpapan Selatan dua SD, Balikpapan Barat tingkatan SMP dan Balikpapan Tengah untuk sekolah SMP, dalam 2021 setidaknya dibangun lima SMP dan enam SD," bebernya.
"Kalau belum bisa membangun lima SMP dan enam SD, berarti harus memaksimalkan penambahan ruang kelas, agar anak-anak bisa tertampung lebih banyak lagi dari 2020," katanya.

Senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Balikpapan Subari mengatakan, RDP tersebut membahas terkait KUA-PPAS, akan dilaksanakan Disdikbud, tentang penambahan kelas baru dan pembangunan sekolah baru.
"Sudah ada beberapa sekolah untuk penambahan ruang kelas baru, dan beberapa titik untuk pembangunan sekolah baru. Seperti di Balikpapan Barat itu penambahan sekolah SMP, Balikpapan Selatan itu sekolah SD dan Balikpapan Tengah sekolah SMP," tandas Subari.
Liputan: Yudi
Editor: Ahmad Yani