Subari: Upayakan Pembagian Bansos, Tahap Selanjutnya, Tak Ada Masalah

Sabtu, 6 Juni 2020

BALIKPAPAN-Berbagai upaya meringankan beban ekonomi masyarakat terdampak pandemi virus corona (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos), sembako khususnya, kepada mereka terdampak.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Subari menyampaikan, bantuan Sosial (Bansos) tahap satu dan dua dari Pemkot telah dibagikan ke masyarakat bagi mereka terdampak covid-19. 

"Banyak persoalan terjadi di lapangan, tentunya ini harus dievaluasi, salah satunya masih banyak warga Balikpapan belum terdata, kami sudah mengajukan kepada Pemkot Balikpapan dalam hal ini Dinas Sosial," ungkapnya.

"Untuk mendata warga Balikpapan yang belum mendapatkan bantuan sosial, sehingga tahap tiga dan empat bisa mendapatkan bantuan sosial," jelasnya.

"Kualitas barang juga perlu dievaluasi, seperti telur, takutnya dari penyedia barang akan menyetok seperti telor, akhirnya telor membusuk karena telur ngga bisa bertahan lama, akhirnya tidak bisa dikonsumsi oleh masyarakat," terangnya.

"Bansos ditahap kedua banyak keluhan dari masyarakat, nilainya tidak sesuai, karena telornya diganti dengan kue kering, setelah di akumulasi harga tidak sesuai dengan apa yang diberikan sebesar 300 ribu," urainya.

"Hampir sekitar 70 peren dan 80 persen dari nominal yang kami sepakati bersama waktu rapat di Gedung DPRD, kami akan mencari informasi kenapa bisa seperti ini, nanti kami akan mencari tahu yang jelas ini harus dievaluasi," tuturnya.

"Seharusnya sembako seharga 300 ribu tersebut tidak boleh diambil dari jasa, karena jasa yang lain. Itu sudah ada dari dana yang kami anggarkan 73 miliar itu," bebernya.

"Nanti kami akan mencari tahu ke Dinas Sosial terkait pembagian bantuan sosial berupa paket sembako, yang telah dibagikan ke enam Kecamatan untuk 70 ribu KK," tegasnya.

"Belum lagi bantuan dari pihak ketiga, kata Walikota Balikpapan bantuan dari pihak ketiga akan diberikan kepada masyarakat yang belum menerima bantuan sosial," ucapnya.

"Bantuan dari pihak ketiga disimpan untuk stok, agar bisa diberikan kepada warga tidak terdata, dan bantuan sosial tahap ketiga dan keempat. Akan diberikan bagi warga Balikpapan belum mendapatkan bantuan sosial dan yang belum terdata," pungkasnya.

Liputan: Yudhi

Editor: Ahmad Yani