Japar Sidik Pastikan Perbaikan Jalan dan Drainase Batu Ampar Berlanjut

Senin 25 Mei 2026

BALIKPAPAN- Persoalan jalan berlubang yang disertai genangan air di kawasan RT 9 Kelurahan Batu Ampar mendapat perhatian dari Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Japar Sidik. Kondisi jalan tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan warga di media sosial karena dinilai membahayakan pengguna jalan dan telah menyebabkan beberapa kecelakaan.

Japar menjelaskan kerusakan jalan dipicu meluapnya air dari drainase dan gorong-gorong yang tersumbat. Air yang menggenang di badan jalan membuat lapisan aspal cepat mengalami kerusakan.

Japar Sidik Anggota Komisi III DPRD Balikpapan. (adys)

Ia menyebut kondisi paling parah terjadi saat hujan deras, ketika lubang-lubang besar tertutup genangan sehingga pengendara tidak dapat melihat permukaan jalan dengan jelas.

“Sudah ada beberapa pengendara yang terjatuh. Bahkan ada yang mengerem mendadak karena roda motornya masuk lubang tertutup air, lalu ditabrak kendaraan di belakangnya,” kata Japar, Senin (25/5/2026).

Setelah menerima laporan masyarakat dan melakukan pengecekan langsung di lokasi, Japar mengaku segera berkoordinasi dengan OPD terkait agar penanganan sementara dapat segera dilakukan tanpa menunggu anggaran perubahan.

Menurutnya, kondisi di lapangan kini mulai membaik. Genangan air sudah berkurang setelah saluran gorong-gorong berhasil dibuka, sementara sejumlah lubang di jalan juga mulai diperbaiki.

“Sekarang sudah jauh lebih baik. Air tidak lagi menggenang karena gorong-gorongnya sudah kembali berfungsi, dan perbaikan jalan juga mulai dilakukan,” ujarnya.

Politisi dari Daerah Pemilihan Balikpapan Utara itu mengungkapkan sebelumnya petugas sempat menyampaikan bahwa gorong-gorong yang tersumbat sulit diperbaiki karena mengalami kerusakan. Bahkan sempat muncul rencana pemasangan pipa tambahan untuk mengalihkan aliran air. Namun setelah dilakukan pengerjaan di lapangan, saluran tersebut akhirnya berhasil dibuka sehingga aliran air kembali normal.

“Awalnya disebut tidak bisa karena gorong-gorongnya patah. Tapi setelah dikerjakan ternyata bisa terbuka. Ini menunjukkan persoalan bisa diselesaikan kalau ada keseriusan,” tegasnya.

Japar juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Balikpapan, termasuk pihak kecamatan dan petugas lapangan yang turun langsung membersihkan saluran drainase dari lumpur dan sampah.

Ia menilai langkah penanganan sementara tersebut sudah cukup membantu warga karena genangan air yang sebelumnya mempercepat kerusakan jalan kini sudah tidak terjadi lagi. Meski begitu, ia memastikan penanganan permanen tetap akan diusulkan melalui anggaran perubahan, meliputi pembenahan drainase dan peningkatan kualitas jalan.

“Yang terpenting saat ini air tidak lagi meluber ke jalan. Ke depan akan diusulkan perbaikan drainase dan peningkatan jalan agar hasilnya lebih maksimal,” tuturnya.

Japar berharap langkah cepat seperti ini dapat terus diterapkan dalam menangani berbagai persoalan lingkungan di Balikpapan sehingga keluhan masyarakat dapat segera teratasi dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. (Adys/*)