Kamis 21 Mei 2026
BALIKPAPAN– Panitia Khusus (Pansus) penyusunan rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Balikpapan 2025 menyoroti sejumlah proyek pembangunan yang dinilai belum sepenuhnya memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Sorotan tersebut muncul setelah Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono bersama anggota pansus melakukan inspeksi lapangan ke beberapa lokasi pembangunan di Kota Balikpapan.
Dalam kunjungan itu, pansus menilai masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian pemerintah kota, mulai dari akses pendidikan hingga proyek infrastruktur yang belum rampung meski telah menyerap anggaran besar. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian ialah pembangunan SDN 022 Balikpapan Timur.
Secara fisik, bangunan sekolah dinilai memadai, namun lokasinya dianggap kurang strategis karena jauh dari permukiman warga serta belum didukung transportasi umum. Budiono menyebut kondisi tersebut menyulitkan para orang tua siswa yang harus mengantar anak mereka setiap hari.
"Fasilitas sekolahnya sudah bagus, tetapi akses menuju lokasi masih menjadi kendala karena jauh dari kawasan pemukiman dan belum tersedia transportasi umum,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, pembangunan fasilitas pendidikan tidak hanya berfokus pada kualitas bangunan, tetapi juga harus mempertimbangkan kemudahan akses bagi masyarakat.
Selain sektor pendidikan, pansus turut menyoroti proyek pembangunan kawasan olahraga terpadu di belakang Gedung Kesenian Balikpapan.
Proyek tersebut diketahui telah memperoleh anggaran Rp8,5 miliar pada 2024 dan kembali mendapat tambahan lebih dari Rp10 miliar pada 2025. Namun hingga saat ini, kawasan tersebut belum dapat digunakan oleh masyarakat.
Budiono menilai kondisi itu perlu dievaluasi, terlebih terdapat rencana tambahan anggaran sekitar Rp20 miliar pada tahun berikutnya.
Ia menjelaskan, kawasan tersebut awalnya dirancang sebagai lokasi pelaksanaan upacara dan kegiatan besar di luar area Pertamina. Akan tetapi, dengan tersedianya fasilitas di BSCC Dome, efektivitas pembangunan kawasan tersebut dinilai perlu dikaji ulang.
Selain dua titik tersebut, pansus juga melakukan peninjauan ke Puskesmas Sepinggan Baru serta sejumlah proyek drainase di kawasan MT Haryono dan Gunung Samarinda.
Seluruh hasil peninjauan lapangan nantinya akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan rekomendasi LKPJ Wali Kota Balikpapan 2025, agar penggunaan anggaran daerah dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Adys/*)