Senin 27 April 2026
BALIKPAPAN — Meningkatnya kasus remaja yang harus menjalani cuci darah di Kota Balikpapan menjadi sorotan di kalangan DPRD Kota Balikpapan.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Hj Iim Rahman, menilai fenomena ini berkaitan erat dengan lonjakan kasus Diabetes Melitus dan gagal ginjal pada usia muda.

Menurutnya, persepsi lama yang menganggap diabetes sebagai penyakit turunan perlu diluruskan. Saat ini, faktor gaya hidup dan lingkungan justru menjadi pemicu utama meningkatnya kasus tersebut di kalangan generasi muda.
"Sekarang ini diabetes tidak bisa lagi dilihat sebagai penyakit bawaan semata. Pola hidup yang kurang sehat justru lebih dominan memicu,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Iim menyoroti kebiasaan konsumsi makanan dan minuman tinggi gula yang semakin marak di kalangan anak-anak dan remaja. Ia menyebut, konsumsi tersebut sering kali bukan didasari kebutuhan, melainkan sekadar mengikuti tren.
" Banyak yang sebenarnya paham, tapi tetap ikut-ikutan. Ini yang menjadi tantangan kita bersama,” katanya.
Iim juga menekankan pentingnya edukasi yang lebih luas dan berkelanjutan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya konsumsi gula berlebihan. Pasalnya, penderita diabetes kini tidak lagi didominasi kelompok usia lanjut, tetapi mulai banyak ditemukan pada remaja.
Selain edukasi, Iim mendorong adanya pengawasan lebih ketat terhadap pelaku usaha makanan dan minuman agar memperhatikan kandungan gula dalam produknya.
Ia menilai peran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sangat penting dalam memastikan keamanan konsumsi masyarakat.
"Kita tentu tidak ingin generasi muda kita terdampak lebih luas. Ini harus menjadi perhatian serius jika kita ingin menciptakan generasi yang sehat,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan membawa persoalan ini ke instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti dengan langkah konkret, baik melalui regulasi maupun program pencegahan.
Sebagai upaya lanjutan, Iim mengimbau remaja untuk mulai menerapkan pola hidup sehat, seperti membatasi asupan gula, memperbanyak konsumsi air putih, serta rutin berolahraga.
" Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Kalau tidak mulai dari sekarang, dampaknya akan semakin besar di masa mendatang,” pungkasnya. (Adys/*)