Hendrikus Keling, Beri Perhatian Daerah Mahulu Terisolasi

Rabu 28 Mei 2025

MAHULU - Ketua Komisi III DPRD Mahakam Ulu (Mahulu) Hendrikus Keling menanggapi ketimpangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), beberapa infrastruktur jalan perlu perhatian serius.

Menurutnya, beberapa masukan masyarakat perlu mendapat perhatian khususnya perbaikan jalan di wilayah Mahulu.

Hendrikus Keling Ketua Komisi III DPRD Mahulu. (Dok.)

Ketua Komisi III ini menilai, hingga kini warga masih mengalami kesenjangan pembangunan. Terutama pada infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, pendidikan, dan layanan kesehatan.

sementara, dia katakan Mahulu berada di provinsi yang kaya sumber daya alam dan berkontribusi besar terhadap pendapatan negara. Namun kondisi di lapangan justru memperlihatkan sebaliknya.

*Mahulu bisa dikatakan sebagai wilayah yang masih terisolasi. Ini sangat memprihatinkan, mengingat kita adalah provinsi penyumbang pendapatan negara yang besar,” tegasnya.

BACA JUGA: https://harianjurnal.com/daerah/mahulu/8758-anggota-dprd-kaltim-prihatin-kondisi-jalan-mahakam-ulu

Salah satu keluhan mencolok adalah tingginya harga kebutuhan pokok. Harga satu karung beras 10 kilogram bisa mencapai Rp800 ribu, akibat sulitnya akses distribusi barang.

"Jalan yang rusak parah membuat para pedagang dan distributor enggan masuk ke Mahulu. Satu-satunya transportasi yang relatif mudah hanyalah pesawat, tapi biayanya sangat mahal," kata Hendrikus.

Ia menambahkan, biaya angkut barang dengan pesawat bisa lebih tinggi dari harga barang itu sendiri, sehingga berdampak langsung pada harga jual kebutuhan pokok di wilayah tersebut.

Menanggapi keluhan tersebut, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan menyampaikan laporan kepada Pemkab Mahulu.

"Masukan dari masyarakat akan kami tampung dan teruskan kepada pihak terkait agar segera ada langkah konkret,” tandasnya.(Adv/DPRDMahulu/*)