Anggota DPRD Mahulu Dampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim, Tinjau Lokasi Bandara Mahulu

Sabtu 24 Mei 2025

MAHAKAM ULU — Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel, didampingi sejumlah anggota DPRD Kaltim, yakni Baharuddin Muin, Abdul Rakhman Bolong, dan Agus Suwandi melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Mahakam Ulu, pada Rabu (21/05/2025).

Ekti Imanuel menyampaikan kunker tersebut untuk meninjau dan memastikan sinkronisasi antara Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu mengenai rencana pembangunan Bandara Mahakam Ulu yang akan didukung oleh anggaran Provinsi pada tahun 2025.

Menurut Ekti, kunjungan kerjanya ke Mahulu terkait dengan sinkronisasi pembangunan Bandara Mahulu, Karena dari APBD Provinsi tahun 2025 ada alokasi sekitar 40-45 Miliar Rupiah untuk pembangunan bandara tersebut.

"Kunjungan ini juga difokuskan untuk mengecek kesiapan dokumen teknis seperti Detail Engineering Design (DED), Kerangka Acuan Kerja (KAK), dan Rencana Anggaran Biaya (RAB), yang saat ini masih dalam tahap penyusunan oleh Dinas Cipta Karya Provinsi Kaltim," lanjut Ekti.

Sebelumnya rencana pembangunan bandara berada di bawah koordinasi Dinas Perhubungan. Namun karena tidak adanya nomenklatur yang sesuai, proyek ini kemudian dialihkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Cipta Karya.

Ekti menilai, proyek ini cantolan awalnya di Dinas Perhubungan, tapi karena tidak ada nomenklaturnya, akhirnya dialihkan ke Cipta Karya. Proses perpindahan ini baru terjadi dalam dua hari terakhir.

Dia mengungkapkan proses lelang atau tender kemungkinan baru bisa dilaksanakan sekitar tiga bulan ke depan. Maka proses perencanaan memakan waktu sekitar dua bulan, kemudian dua bulan berikutnya untuk tender. Tapi kalau memungkinkan, saya berharap proses tender bisa dipercepat.

BACA JUGA: https://harianjurnal.com/daerah/mahulu/8702-ketua-dprd-mahulu-devung-paran-wujudkan-kualitas-pendidikan

Adapun teknis pembiayaan dan pelaksanaan proyek, akan dibahas lebih lanjut melalui kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Mahulu dan Pemerintah Provinsi Kaltim.

Meski, rencana tersebut akan dituangkan dalam bentuk roadmap dan perjanjian kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU).

"Roadmap-nya akan disusun oleh Asisten I Setkab Mahulu Agustinus Teguh Santoso. Nanti akan ada kesepakatan antara Bupati Mahulu dengan Gubernur Kaltim, termasuk pembagian peran melalui MoU," ucap Ekti.

Dia berharap, pembangunan Bandara Mahakam Ulu dapat segera diselesaikan, sehingga mampu membuka akses transportasi yang lebih luas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Mahulu. (Adv/DPRDMahulu/*)