Plt Asisten II Hadiri Musrenbang Provinsi Kaltim

Senin 12 Mei 2025

SAMARINDA –Mewakili Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Dr. Bonifasius Belawan Geh, S.H., M.E., Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Mahakam Ulu (Asisten II), Wenefrida Kayang, S.Sos., M.Si., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2025 – 2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Odah Etam, Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Jl. Gajah Mada, Samarinda, Senin (05/05/2025) lalu.

Kegiatan Musrenbang dan RKPD ini dibuka Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., didampingi Wakil Gubernur Kaltim, Ir. H. Seno Aji, M.Si., juga dihadiri Sekretaris Provinsi Kaltim, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Kapolda Kaltim, Kajati Kaltim dan Sekretaris Otorita IKN.

Plt Asisten II Mahulu Wenefrida Kayang, menyampaikan, Musrenbang menjadi forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah ke depan, termasuk bagi Kabupaten Mahulu.

Musrenbang kali ini, menjadi pengalaman baginya dalam mengikuti Musrenbang sebagai jabatan Asisten II.

Dia mengapresiasi forum ini, dan pihaknya telah mengajukan sejumlah usulan prioritas, khususnya di sektor kesehatan, melalui surat resmi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Wenefrida Kayang menyatakan, usulan yang disampaikan meliputi belanja langsung oleh SKPD Provinsi untuk Tahun Anggaran 2026, dan kegiatan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota melalui bantuan keuangan provinsi.

"Tercatat tujuh item prioritas diajukan dalam kerangka ini. Seluruh usulan kami selaraskan dengan visi-misi Kabupaten Mahakam Ulu, dan diintegrasikan dengan arah pembangunan provinsi dan nasional agar tercipta sinergi dalam pelaksanaan pembangunan," ungkapnya.

Plt Asisten II juga menilai, pentingnya investasi dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di wilayah perbatasan. Termasuk pengembangan kawasan industri di perbatasan Indonesia–Malaysia sudah masuk dalam peta investasi daerah.

BACA: https://harianjurnal.com/daerah/mahulu/8638-pelatihan-lptq-mahulu-upaya-jaring-qori-qoriah-terbaik

Dia katakan, Gubernur juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur, khususnya akses jalan. Jika konektivitas lancar, maka roda ekonomi akan bergerak lebih cepat. Baik jalur darat maupun sungai harus ditingkatkan untuk mengurangi hambatan logistik antar daerah.

Sebagaimana disampaikan Gubernur Kaltim, Pemprov Kaltim telah meninjau langsung kondisi infrastruktur di Mahulu dalam beberapa kunjungan kerja bersama pejabat pusat dan daerah.

Untuk diketahui Musrenbang ini dihadiri, Anggota DPR RI Hj. Sarifah Suraidah Harum, juga selaku Ketua TP PKK Provinsi Kaltim, Anggota DPD RI Yulianus Henock, para Anggota DPRD Kaltim, Asisten dan Kepala OPD dilingkunhan Pemprov Kaltim, serta para bupati dan wali kota se-Kaltim, serta perwakilan dari berbagai instansi dan pemangku kepentingan di Kaltim. (Adv/KominfoMahulu/KP/*)