
Rabu 19 November 2025
SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) meningkatkan pelatihan di UPTD balai latihan kerja dan industri (BLKI) untuk mendorong kualitas tenaga kerja lokal.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kutai Timur Roma Malau mengatakan, UPTD BLKI Kutim memiliki delapan program unggulan yang dirancang sesuai kebutuhan industri dan dunia kerja.

Roma Malau menyebutkan, delapan program tersebut meliputi pelatihan operator alat berat, teknik kendaraan ringan, mekanik alat berat, auto electric, pengelolaan administrasi perkantoran, plate welder FCAW 3G up, pembuatan roti dan kue, serta pelatihan menjahit.
"Program tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal, sehingga perusahaan yang ada di wilayah Kutim dapat merekrut tenaga kerja lokal tanpa alasan," ungkapnya, di Sangatta.
*Sebagai upaya meningkatkan kualitas pelatihan, maka dilakukan penambahan durasi pelatihan dari sebelumnya delapan jam menjadi sepuluh jam per sesi," katanya.
"Para calon tenaga kerja telah menyelesaikan pelatihan nantinya mampu berkompetisi dalam bursa kerja," urainya.
Selain delapan program UPTD BLKI, ia mengatakan, akan menjadi solusi dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal diberbagai perusahaan.
Hal ini dikatakan sesuai, Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2022 tentang penyelenggaraan ketenagakerjaan, setiap perusahaan yang ada di wilayah Kutai Timur wajib menyerap 80 persen tenaga kerja lokal dan 20 persen tenaga kerja luar.
"Peraturan tersebut menjadi rujukan, dalam mengupayakan tenaga kerja lokal yang berkompeten," tandas Roma Malau. (Adv/DiskominfoKutim/*)