Pisang Kepok Grecek di Kutim, Jadi Komoditas Unggulan Pertanian

Selasa 18 November 2025

‎SANGATTA - Salah satu hasil pertanian di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini tetap menjadi komoditas unggulan yakni, Pisang Kepok Grecek.

Komoditas tersebut sudah terkenal hingga mancanegara. Unggul  ‎ditengah dominasi batubara dan minyak bumi yang bersifat tidak terbarukan, pemerintah daerah mendorong adanya transformasi besar di bidang pertanian. Mulai dari pemenuhan pangan pokok hingga pengembangan komoditas unggulan bernilai tambah.

‎Salah satu komoditas hortikultura yang kini menjadi sorotan yaitu, pisang kepok grecek, yang telah ditetapkan sebagai produk unggulan nasional oleh Kementerian Pertanian sejak 2015. ‎

Kepala Bidang Hortikultura, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kutim, Wahyudi Noor menjelaskan, arah pembangunan pertanian saat ini tidak hanya berfokus pada penyediaan kebutuhan dasar seperti padi, tetapi juga memperluas pengembangan hortikultura dengan mendorong hilirisasi produk. ‎

"Secara existing sudah menjadi unggulan nasional, yang pertama adalah pisang kepok grecek. Itu sudah sesuai dengan SK Menteri Pertanian tahun 2015,”ungkap Wahyudi saat di temui di kantor bupati baru-baru ini.

‎Ia katakan, hilirisasi akan menjadi kunci untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian pisang kepok grecek tersebut. ‎Saat ini pihak pemerintah tengah mencari produk turunan dari hasil pertanian unggulan di Kutim itu, sehingga dapat memperkuat daya saing perekonomian daerah. ‎

"Jadi, nanti kita tidak hanya menjual pisang atau produk apapun dalam bentuk buah segar, tapi juga produk turunannya,” urainya.

‎Pisang kepok grecek dari Kutai Timur (Kutim) telah berhasil diekspor ke berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Arab Saudi. ‎Keberhasilan ekspor komoditas unggulan Kutim tersebut merupakan hasil kerja sama dari berbagai pihak. (Adv/DiskominfoKutim/*)