
Sabtu, 29 JULI 2023
KALIORANG - Turnamen sepak takraw antar clib zona III secara resmi dibuka Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang. Pembukaan dilaksanakan di pantai Marrang, desa Kaliorang Kecamatan Kaliorang, Jumat (28/7/2023).
Acara pembukaan turnamen sepak takraw zona Sangsakakaukar dihadiri, Kadispora Kutim, Camat Karangan Madnuh, beberapa kepala desa di Kecamatan Kaliorang dan Kepala Desa Kaliorang.

Wakil Bupati (Wabup) Kasmidi Bulang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kadispora Kutim Basrie, yang masih aktif melaksanakan kegiatan turnamen, dengan memasuki ujung pengabdiannya sebagai Kadispora Kutim. "Terima kasih Pak Kadispora, ditengah masa pensiun masih mau mengelola kegiatan," ungkap Kasmidi.
Kasmidi Bulanh juga selaku Pembina PSTI (Persatuan Sepak Takraw Indonesia) Kutim mengatakan, pembukaan ajang sepak takraw ini dilaksanakan di Pantai Marrang Kaliorang, sekaligus untuk memperkenalkan objek wisata di Desa Kaliorang.
"Penyelenggaraan event olahraga yang diselenggarakan di pantai Marrang dapat memberikan multiplier effect terhadap perekonomian setempat," ungkapnya.
"Pemkab juga terus memberikan perhatian terhadap pengembangan wisata pantai Marrang," jelas Kasmidi. Menurutnya, kegiatan ini pula untuk melatih mental tanding atlet, khususnya sepak takraw.
"Tujuan utama event ini adalah agar atlet memiliki rasa percaya diri, dan bagaimana di semua kecamatan olahraga hidup, terkhusus olahraga merakyat seperti sepak takraw ini," Jelas Wakil Bupati.
Dia menekankan bahwa turnamen ini bukan kepentingan pilkada tapi murni untuk pembinaan olahraga Bahkan dirinya menyampaikan selamat kepada club-club yang mengikuti turnamen.
Sekaligus mengajak atlet menunjukan kemampuan dalam bermain sepak takraw yang baik dan profesional.
Sementara Kepala Desa Kaliorang Nasrul Abdal Fatwa, merasa bangga atas ditunjuknya desa Kaliorang sebagai tuan rumah, turnamen sepak takraw.
"Bersyukur dengan pembukaan turnamen sepak takraw di pantai Marrang, sehingga pengembangan pantai Marrang terus bisa dilakukan, semoga berjalan lancar turnamen sepak takraw Sangsaka Kaukar ini dan tidak ada keributan, dengan kehadiran wasit nasional," harap Nasrul.
Senada disampaikan Kadispora Kutai Timur Basrie, kepada seluruh atlet agar serius dalam berlatih, karen olahraga apapun, sangat menjanjikan untuk masa depan generasi muda.
"Saya berharap para atlet galakkan semua olahraga agar menjadi industri dalam perpres no 44 tahun 2014 tentang, keolahragaan menjelaskan bahwa peraih medali emas PON langsung diangkat jadi ASN begitupun peraih medali perak pada event Sea Games dan perunggu untuk asian games," ungkap Basrie.
Selanjutnya, Ketua KONI H.Rudi Hartono, yang hadir dan menyatakan, KONI merupakan induk cabang olahraga, untuk di Kutim terdapat 64 cabang olahraga yang berada di KONI Kutim.
"Bahwa bila ada anak-anak yang hobi olahraga, segera disampaikan ke KONI. KONI akan memfasilitasi anak-anak atau atlet untuk mengkomunikasikan dengan induk olahraganya," jelas Ketua KONI Kutim.
Menurut Rudi Hartono, berkat dukungan pemkab Kutim,khususnya Wakil Bupati Kasmidi Bulang saat ini kutim menjadi barometer olahraga di Kaltim. Dia berpesan agar peserta diberikan sertifikat karen sangat membantu dalam melanjutkan pendidikan dan juga mencari kerja.

"Minta tolong panitia siapkan sertifikat, karena itu sangat berguna untuk melanjutkan pendidikan," harapnya.
Sebelumnya ketua PSTI Kutim yang juga ketua panitia turnamen, Jepi Darsono mengatakan bahwa peserta yang telah mendaftar sampai pembukaan berjalan yakni 16 club.
"Sampai saat ini sudah ada 16 club yang telah mendaftar ke Panitia, dan total dana pembinaan yang diberikan sebesar Rp93 juta untuk 4 zona, diluar tropi dan medali, dan semuanya atas dukungan pemerintah utamanya Wakil Bupati," jelas Babe sapaan akrab Jepi Darsono. (Adv/*)