
Rabu 5 JULI 2023
SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menjadi lokasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 117 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan dimulai tanggal 12 Juli hingga 10 Agustus 2023 mendatang.
Lokasi TMMD di Kutim ini disampaikan Dandim 0909/Kutim, Letkol Inf Adi Swastika, usai mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis), secara virtual di Ruang Yudha Makodim 0909/Kutim, Selasa (04/07/2023) kemarin.
Dalam Rakornis itu turut dihadiri Pemerintah Kabupaten Kutim dalam hal ini Wakil Bupati Kasmidi Bulang. Kemudian, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Joni serta Danramil 0909-01/Sangatta, Kapten Inf Arif.
Dandim 0909/Kutim, Letkol Inf Adi Swastika menyebutkan tempat pelaksanaan TMMD akan dilaksanakan di Kecamatan Kongbeng, yakni Desa Suka Maju dan Makmur Jaya.
Dia katakan adapun sasaran fisiknya, yakni peningkatan jalan (pengerasan) antara Desa Makmur Jaya dan Suka Maju. Jalan yang biasa ditempuh sekitar 4-5 km, akan dipotong menjadi sekitar 2 km.
"Disamping itu, juga memperbaiki jalan yang rusak, pembuatan gorong-gorong dan rehap musala,”ungkap Dandim 0909/Kutim.
Pekerjaan pemangkasan jalan penghubung antar Desa Makmur Jaya dan Suka Maju itu, diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat Kutim.
Pemkab Kutim juga turut mendukung TMMD kali ini, dengan dukungan anggaran sebesar Rp 2 miliar, yang ditujukan program fisik.
Letkol Inf Adi Swastika menyatakan akan memaksimalkan TMMD ini, baik kegiatan fisik dan non fisik.
Sementara program non fisiknya meliputi, pertanian, penyuluhan dari BKKBN masalah stunting, posyandu, penyuluhan bela negara oleh kita (TNI AD), penyuluhan Kamtibmas dari Polres dan lainnya.
Pelaksanaan TMMD yang bakal digelar ini, merupakan tim gabungan, yang terdiri dari personil Kodim, Lanal dan Polres. Senada disampaikan, Wakil Bupati Kasmidi Bulang bersyukur Kutim terpilih menjadi tempat pelaksanaan TMMD ke 117.
Dia menegaskan, Pemkab Kutim konsisten untuk membangun daerah dengan berbagai macam cara. Termasuk kolaborasi dengan TNI AD lewat program TMMD. Tujuannya, membuka isolasi daerah-daerah dengan membangun jembatan, jalan dan sebagainya.
Adapun rencana pengerasan jalan penghubung, sepanjang 1.250 meter. Melalui program TMMD ini, akan menghemat sekitar 2 km, dari yang ada saat ini 5 km.
Kasmidi Bulang menyatakan, kegiatan TMMD ini, didukung dengan anggaran (APBD), sekira Rp 2 miliar. Dengan target jalan pendekat, rehab musala, gorong-gorong atau jembatan.
"Kita bisa juga nanti kolaborasi lewat program karya bakti," tandas Kasmidi. (Adv/*)