
Sabtu 24 JUNI 2023
SANGATTA – Jelang Hari Raya Kurban, Idul Adha 1444 H/2023, pada tanggal 29 Juni 2023 mendatang, Dinas Tanaman Pangan, Hortikulutra dan Peternakan (DTPHP) Kutai Timur (Kutim) melalui Bidang Peternakan dan Tim Kesehatan Hewan (Keswan) gelar kelaikan hewan kurban.

Pengecekan ini dilakukan guna memastikan hewan kurban yang dijual dalam keadaan sehat dan dapat mencukupi kebutuhan untuk kurban, di Hari Raya Idul Adha 2023.
Kelaikan hewan kurban dilakukan di beberapa pengepul dan penjual sapi yang berada di pinggir jalan maupun di Rumah Potong Hewan (RPH), di Sangatta.
Tim DTPHP membagi dua zona yakni, pemeriksaan di Kecamatan Sangatta Utara, dan ttim kedua di Sangatta Selatan dipimpin, drh Ririn Meiyani Veronica Sima.
Kepala DTPHP Kutim Dyah Ratnaningrum melalui Kabid drh Kurniawan mengatakan, petugas secara langsung melakukan sejumlah pendataan dengan mendatangi lokasi penjualan.
"Kami langsung mengecek seperti jumlah hewan kurban, nama penjual atau pedagang, lokasi tempat penjualan dan asal hewan kurban. Kemudian melakukan pemeriksaan kondisi fisik kesehatan hewan kurban secara umum," jelas Dyah Ratnaningrum, belum lama ini.
Setelah pemeriksaan petugas menyerahkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) kepada tempat penjualan hewan kurban, sebagai bukti dalam kondisi sehat.
Pemeriksaan hewan kurban meliputi, kondisinya, tidak ada sapi yang menunjukkan gejala penyakit mulut dan kuku (PMK).
Bahkan, Tim Keswan DTPHP sendiri dibekali cara mendeteksi gejala PMK pada hewan kurban. Baik secara umum maupun pemeriksaan pada kuku dan mulut hewan, termasuk cara hewan berdiri dan berjalan untuk mendeteksi apakah hewan pincang atau tidak.
Sebagai informasi bahwa, hewan kurban yang ada saat ini seperti sapi berasal dari Kutim dan ada yang didatangkan dari luar Kutim mulai dari Sinjai, Bone, Kupang dan Halmahera Utara. (Adv/*)