
Jumat 16 JUNI 2023
Hadiri Pengukuhan Bunda PAUD, Sekda Ingatkan Orang Tua Agar Perhatikan Tontonan Anak dan Jaga Perkataan di Depan Anak
SANGATTA – Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur menggelar Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan dan Desa se Kutim, yang juga dirangkai dengan Bimbingan Teknis (Bimtek), tentang Peran Bunda PAUD, dilaksanakan di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Sangatta, Kamis (15/06/2023).

Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Rizali Hadi, mewakili Bupati Kutim yang berhalangan hadir karena menghadiri acara PENAS KTNA di Sumatera Barat, Rizali Hadi dalam sambutannya mengatakan, masa usia dini merupakan masa-masa dimana perkembangan fisik, mental dan spiritual seorang anak akan mulai terbentuk.
Masa golden age (masa keemasan) ini harus diberikan asupan Pendidikan yang sesuai, agar pola pikir anak-anak bisa terbentuk dan berkembang sesuai masanya.
"Untuk para orang tua harus hati-hati, jangan biarkan anak-anak kita mengkonsumsi berita yang tidak pas buat mereka. Sebab, mereka (anak-anak) dapat menyerap semuanya, yakni yang baik maupun yang buruk," ujar Rizali Hadi.
Dia mengharapkan, agar orang tua berhati-hati dalam bertutur kata didepan anak-anak. Karena kata-kata kasar sangatlah mudah terekam oleh otak si buah hati.
"Orang tua memegang kunci dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan anak, agar nantinya, anak-anak ini memiliki kesiapan mental," katanya.
"Untuk memasuki pendidikan tingkat lanjut dan dapat memiliki masa depan yang cemerlang," harapnya.
Selanjutnya ia mengingatkan, kepada semua orang tua yang hadir, bahwa, PAUD, bukan semata-mata tanggungjawab pemerintah dan lembaga PAUD saja. Akan tetapi masyarakat dan orang tua, juga harus bersama-sama berperan aktif mensukseskan PAUD sesuai peran masing-masing.
Sementara Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mulyono mengatakan, sejak tahun 2013 melalui perpres no 60 tahun 2011 yaitu adanya kegiatan program PAUD holistik dan intregratif.
"Inilah yang menjadi tugas berat ibu dan bapak, camat dan juga kades untuk mensupport dan mendukung program kegiatan bunda PAUD yang ada di kecamatan maupun di desa," ungkap Mulyono.
Adapun ia menyampaikan terkait alasan mengapa bunda PAUD perlu ada di Kecamatan dan Desa, menjadi penting karena dalam Perpres no 60 terkait dengan PAUD integrasi disebutkan bahwa program baru bukan hanya semata-mata hanya pendidikan tetapi ada unsur kesehatan, gizi anak, perlindungan dan unsur kesejahteraan sehingga ini adalah salah satu program yang terintegrasi dari semua sektor dan ini bisa maksimal.
Selain itu Di menuturkan, akan diadakan pembekalan supaya bapak dan ibu camat serta desa juga memahami apa yang menjadi tugas dari bunda PAUD sehingga kebijakan kebijakan di desa bisa di support melalui kegiatan kegiatan bunda PAUD. (Adv/*)