Bangun Jalan Dengan Swakelola

Selasa 13 JUNI 2023

SANGATTA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengaku bahwa, pengaspalan dilakukan di Jalan Pendidikan atau Jalan Abdul Wahab Syahranie saat ini, dikerjakan secara swakelola.

Foto: Selasar

Menurut Kepala DPU (Dinas Pekerjaan Umum) Kutim, M Muhir, pengaspalan di Jalan pendidikan itu dikerjakan secara swakelola.

"Kita beli aspalnya, untuk nambal jalan. Karena itu, saya tidak tau persis nilai pekerjaanya berapa. Karena pengaspalan dilakukan secara bertahap, tergantung kebutuhan. Yang diaspal ulang itu yang rusak,”ungkap M Muhir.

Meskipun dikerjakan swakelola, namun di lokasi tersebut, beberapa alat berat yang digunakan untuk pengaspalan adalah alat berat dari kontraktor ternama di Kutim.

"Mereka hanya siapkan aspalnya, sesuai permintaan kita. Jadi kita beli aspalnya," jelasnya. 

Meskipun nilainya tidak disebutkan secara rinci, namun diperkirakan pengaspalan itu memakan anggaran puluhan miliar rupiah sejak tahun lalu.

Dikatakannya, jalan sepanjang 12 km dengan lebar sekitar 20 meter itu, diperkirakan sebagian besar telah diaspal ulang.

Disebutkan pekerjaan ini merupakan program peningkatan kemantapan jalan protokol menuju ke Pusat Perkantoran Pemkab Kutim di Bukit Pelangi.

Setelah swakelola ini fokus di Jalan Abdul Wahab Syahranie dulu, setelah itu menyasar sebagian jalan utama yang kondisinya dirasa kurang bagus.

Belum lama ini juga, Kabid Bina Marga Wahasunna Aqla mengakui jika tahun ini DPU menyiapkan dana swakelola senilai Rp50 miliar.

Namun dana ini peruntukan untuk kebutuhan dimana saja jalan di kutim yang akan dilakukan perbaikan swakelola.

"Kalau swakelola kan tidak ditentukan dimana saja lokasinya. Tapi kapan dibutuhkan, untuk dilakukan perbaikan, maka kita lakukan perbaikan. Swakelola ini, pada dasarnya untuk pengadaan materialnya saja, kita yang kerjakan dengan alat kita,”tandaanya. (Adv/*)