Yuli Sa'pang, Program Pemkab Kutim Butuh Dukungan Anggaran

Selasa, 6 DESEMBER 2022

SANGATTA- Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Yuli Sa'pang menanggapi soal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diberikan Disnakertrans Kutim.

Yuli Sa'pang Anggota DPRD Kutai Timur

Sorotan itu terkait, program Disnakertrans Kutim yang menjadi unggulan di masa pemerintahan Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang (ASKB) ialah dengan menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 50 ribu orang.

"Jika program tersebut menjadi program unggulan, maka pemerintah supaya mendukung dari segi anggaran terhadap Disnakertrans Kutim," kenang Yuli, belum lama ini.

Ia meminta kepada Pemkab Kutim dalam pembagian APBD terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) dilakukan secara adil dan bijaksana.

Tujuannya agar program yang direncanakan di setiap OPD dapat terealisasi dengan baik dan maksimal. "Adapun penganggaran, pemerintah seharusnya memperhatikan seluruh OPD tanpa perbedaan, karena mereka (OPD) memiliki program unggulan masing-masing," ungkap Yuli.

Senada disampaikan Anggota Komisi B DPRD Kutim, Faizal Rachman juga menginginkan pemerintah konsisten dalam mengerjakan program unggulan.

Dia menilai, program serap 59 ribu tenaga kerja lokal bukan hal yang mudah dan memerlukan biaya tidak sedikit. "Ini yang selalu kita soroti dan minta pemerintah supaya menyeriusi apa yang diprogramkan, karena selalu seperti itu, kadang-kadang targetnya besar tapi dukungan anggaran programnya kecil," jelasnya. (Adv/*)