
Rabu 5 November 2025
SENDAWAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melaksanakan Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kutai Barat ke-26 Tahun 2025 dengan penuh khidmat dan meriah di Taman Budaya Sendawar (TBS) pada Rabu (5/11/2025).
Puncak acara dihadiri Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Bupati H. Nanang Adriani, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalimantan Timur Ekti Imanuel, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, serta Ketua DPRD Kabupaten Kutai Barat Riduai. Turut hadir pula unsur Forkopimda Kabupaten Kutai Barat, Sekretaris Daerah Ayonius, para Plt. Asisten I, II, dan III, Plt. Asisten I Kabupaten Mahulu, Danlanud TNI AU Balikpapan, Danki Brimob, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perjalanan panjang Kabupaten Kutai Barat sejak didirikan pada tahun 1999. Beliau menegaskan bahwa Kutai Barat merupakan daerah yang kaya akan keanekaragaman suku, budaya, dan adat istiadat, yang menjadi kekuatan utama dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Ia sampaikan, masyarakat Kutai Barat terdiri dari berbagai suku, baik suku asli seperti Dayak Benuaq, Tunjung, Bahau, Bentian, Melayu, Kenyah, dan Aoheng, maupun suku pendatang seperti Jawa, Bugis, Toraja, dan Batak. Keragaman ini adalah kekuatan dan identitas kita bersama untuk menciptakan kehidupan yang rukun, penuh toleransi, dan saling menghargai.
Bupati Frederick Edwin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendiri, perintis, serta tokoh-tokoh daerah yang telah berjuang tanpa lelah hingga terbentuknya Kabupaten Kutai Barat. Beliau juga mengenang perjuangan para tokoh adat dan pemuka agama yang telah berperan besar dalam mewujudkan pemerintahan yang adil, mandiri, dan berkeadilan sosial.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menekankan makna tema peringatan HUT ke-26 Kutai Barat tahun 2025, yaitu “Harmoni Kebersamaan dalam Budaya Sempekat Bersama, Kita Pasti Bisa”. Menurut beliau, tema ini mencerminkan semangat masyarakat Kutai Barat untuk terus menjaga nilai-nilai persatuan dan gotong royong dalam setiap langkah pembangunan.
“Sempekat adalah falsafah hidup masyarakat Kutai Barat yang berarti bersatu hati dalam kebersamaan. Nilai ini menjadi dasar pembangunan kita bersama dan pengikat seluruh komponen masyarakat tanpa memandang perbedaan,” jelasnya.
Bupati juga menjelaskan, komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat untuk terus memperkuat kerja sama lintas sektor, mendorong investasi berkelanjutan, serta memastikan pemerataan pembangunan dari pusat kota hingga wilayah perbatasan.
Bupati mengajak seluruh masyarakat Kutai Barat untuk terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong demi kemajuan daerah.
“Dengan semangat kebersamaan dan harmoni, Kutai Barat akan semakin maju, berdaya saing, dan menjadi daerah yang membanggakan di Kalimantan Timur,” tandas Bupati Frederik Edwin.
Puncak acara HUT ke-26 Kutai Barat tersebut turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya daerah, pameran produk unggulan lokal, serta aneka kegiatan masyarakat yang mencerminkan keberagaman dan kekayaan budaya Kutai Barat. (adv/DiskominfoKubar/*)