Aksi Paramotor Menambah Serunya HUT ke-26 Kubar 2025

Kamis 5 November 2025

SENDAWAR - Aksi atraktif para pilot paramotor turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke - 26 Kabupaten Kutai Barat, Kegiatan paramotor menjadi salah satu daya tarik yang ditampilkan  dalam rangkaian acara perayaan yang digelar di Taman Budaya Sendawar, Kamis (5/11/2025).

Tiga  pilot paramotor menampilkan berbagai manuver udara yang memukau. Dari formasi terbang beriringan, hingga atraksi membawa banner Lambang FASI Kabupaten Kutai Barat, banner yang bertuliskan “HUT Kabupaten Kutai Barat”, dan “Tanaa Purai Ngeriman” yang merupakan semboyan dari Kabupaten Kutai Barat yang berarti “Negeri yang subur dan rezeki yang melimpah.

Ketiga pilot bernama Anggi Pratama yang merupakan anggota TNI AU LANUD Dhomber Balikpapan, berpangkat sebagai prajurit satu perwakilan atlet paramotor  FASI Provinsi Kalimantan Timur peraih medali perunggu pada kejuaraan nasional paramotor tahun 2025. Pilot kedua, Liz Adriana merupakan atlet paramotor putri kelahiran Kutai Barat dengan segudang prestasi diantaranya meraih medali emas pada mata lomba Precisi Foot Launch Pra PON Aceh - Sumatera Utara tahun 2023 dan medali perunggu pada PON Aceh - Sumatera Utara tahun 2024 pada mata lomba yang sama.

Prestasi lainnya, untuk paralayang SEA GAMES, Liz Adriana meraih 4 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Pada ASIAN GAMES, meraih 2 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Liz Adriana juga meraih gelar sebagai juara dunia 3 kali berturut - turut pada tahun 2012, 2013, dan 2014. Pilot yang ketiga, Dwi Ali Sukotjo merupakan pilot senior asal Jawa Timur yang saat ini berstatus sebagai instruktur paramotor Indonesia.

Dalam demo udara paramotor dengan membawa banner ini, dibutuhkan keahlian khusus dimana sang pilot harus mampu memperhitungkan berat bendera, kemampuan mesin paramotor dan kecepatan angin agar dapat mengembang dengan sempurna pada track paramotor yang telah direncanakan.

Pada demo ini, pilot menggunakan engine paramotor jenis Miniplane Top 80 Foot Launch buatan Italia dan wing Dudex Nucleon buatan Polandia yang jika digunakan pada kondisi normal, paramotor mampu terbang selama 5 jam.

Demo udara ini diselenggarakan atas kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kalimantan Timur, serta komunitas paramotor lokal.

Aksi-aksi penuh keberanian dan ketangkasan tersebut tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga menjadi simbol semangat tinggi dan persatuan warga Kutai Barat dalam menyongsong masa depan yang lebih maju. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan cinta daerah terus terjaga, sejalan dengan tema peringatan HUT tahun ini Harmoni Kebersamaan dalam Budaya. (adv/DiskominfoKubar/*)