
Sabtu 1 November 2025
SENDAWAR - Fashion show digelar pemerintah daerah kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar) menjadi salah satu rangkaian festival Dahau 2025, yang ditunggu-tunggu bagi masyarakat.
Setidaknya fashion show kali ini menampilkan anak-anak yang memiliki talenta dan unik dalam penampilan mereka. Sebanyak 37 peserta fashion show anak-anak turut memeriahkan fashion show ini, digelar di Panggung Budaya Sendawar, Rabu (29/10/2025).

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kubar FX Sumardi mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu ajang yang dinanti masyarakat, karena menghadirkan penampilan busana adat kreasi penuh warna dari berbagai daerah di Kabupaten Kutai Barat.
Penampilan anak-anak ini sangat diapresiasi masyarakat yang menyaksikan kreativitas para peserta cilik menampilkan busana adat dengan gaya modern yang tetap menjaga nilai-nilai budaya daerah.
Fashion show kali ini juga mengusung tema “Busana Adat Kreasi," sebagai upaya melestarikan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kutai Barat kepada generasi muda.
Kegiatan ini diikuti anak-anak dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Kutai Barat.
Bahkan dewan juri yang menilai penampilan peserta yakni, Melolo Taylor, Lusia Agatha, dan Stefanus Loris.
Berdasarkan hasil penilaian, dewan juri menetapkan 5 (lima) orang pemenang, yaitu Juara 1: Zesa Lolita Trisia, Juara 2: Jeslyn Andreana Geraldine, Juara 3: Nidhipa Nur Hidayat, Juara 4: Jennifer Giselyne Marino dan Juara 5: Emanuela Leona Lerry.
Dewan juri selain memberikan penilaian, pihaknya berpesan dan apresiasi kepada seluruh peserta agar terus mencintai dan mengenakan busana adat dengan baik dan benar.
Sebagaimana disampaikan salah satu juri, Melolo Taylor, menyampaikan, kolaborasi antara generasi pendahulu dan anak-anak sebagai penerus adat dan budaya merupakan hal yang luar biasa.
"Kolaborasi antara pendahulu dengan anak-anak sebagai penerus adat dan budaya itu sangat luar biasa. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya daerah,” ungkap Melolo Taylor
Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah edukasi budaya bagi generasi muda Kutai Barat agar semakin mencintai warisan leluhur dan berani berkreasi dengan nilai-nilai kearifan lokal. (Adv/DiskominfoKubar/*)