
Sabtu 1 November 2025
SENDAWAR - Sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia bidang keagamaan, pemerintah kabupaten Kutai Barat (pemkab Kubar) secara serius melakukan pembinaan kepada Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD).
Keseriusan itu dibuktikan Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dengan melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Kutai Barat periode 2025–2030, bertempat di Taman Budaya Sendawar, pada Selasa (28/10/2025).

Bupati Frederick Edwin menyampaikan pelantikan ini merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat peran masyarakat di bidang keagamaan, khususnya pembinaan iman umat di Kabupaten Kutai Barat.
Menurut Bupati Frederick Edwin, kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) dan pembentukan LPPD kecamatan ini. Kiranya tidak hanya menyiapkan ajang kompetisi, tetapi juga menyediakan wadah pembinaan iman, pelayanan lintas denominasi gereja, serta tempat pengembangan minat dan bakat seni suara di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.
"Keberadaan LPPD memiliki peran strategis dalam mengangkat citra daerah melalui prestasi di bidang seni dan keagamaan," ungkapnya.
Ia berharap, semoga pelantikan pengurus LPPD Kecamatan se-Kutai Barat tahun 2025 membawa semangat baru dalam pelayanan, serta menjadi sarana untuk semakin memuliakan Tuhan dan membangun Kutai Barat yang penuh berkat.
Senada disampaikan, Ketua LPPD Kutai Barat Pdt. Pelipus dalam sambutannya menyampaikan ajakan kepada seluruh pengurus LPPD kecamatan agar memberikan kontribusi aktif dalam pelayanan dan pembangunan daerah melalui karya nyata di bidang keagamaan dan seni rohani.
Pihaknya, berperan aktif membangun komunikasi, menjadi agen perubahan dan pemersatu umat. LPPD harus mampu mendorong warga gereja untuk turut serta dalam proses pembangunan, baik yang bersifat fisik maupun spiritual, sejalan dengan program pemerintah.
Ia tegaskan, pentingnya LPPD sebagai wadah untuk menumbuhkan kreativitas, memperkuat keimanan, serta melestarikan nilai budaya bangsa melalui lagu-lagu rohani yang membawa pesan kedamaian dan persatuan.
"Pemerintah daerah tetap menjadi mitra dalam pengembangan Pesparawi, baik di tingkat daerah, provinsi, maupun nasional," harap Pdt. Pelipus.
ia juga berharap, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan LPPD dapat terus terjalin erat dalam upaya meningkatkan pembinaan iman, memperkaya kehidupan rohani, serta memperkokoh semangat kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat Kutai Barat. (Adv/DiskominfoKubar/*)