Perlunya Manajemen Resiko Dilingkungan Dishub Kubar

Selasa 2 Desember 2025

SENDAWAR - Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya manajemen resiko bagi pegawai dilingkungan Dishub Kubar. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Dr. Nopandel, S.Sos., MM menyampaikan, manajemen risiko sebgaai proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, menilai, mengendalikan, dan memantau risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi.

"Adapun cakupannya, terkait risiko operasional (keselamatan jalan, pengujian kendaraan), finansial, SDM, dan reputasi," ungkapnya, belum lama ini.

Ia katakan salah satua tujuan utamanya, meminimalkan kerugian dan memaksimalkan peluang melalui strategi seperti mitigasi, transfer, atau penghindaran risiko sesuai peraturan Kementerian Perhubungan.

Menurutnya, Risiko Operasional meliputi, kegagalan sistem pengujian kendaraan, ketidakpatuhan terhadap standar teknis, kecelakaan kerja, keterlambatan jadwal.

Kadishub Kubar menegaskan, adapun risiko keselamatan seperti, kecelakaan lalu lintas akibat infrastruktur buruk atau kelalaian pengemudi.

Sementara, risiko SDM terkait, kurangnya kompetensi pegawai, masalah integritas. Dan risiko reputasi meliputi, pelayanan yang buruk atau ketidakpuasan masyarakat. (*)