Selasa 8 Oktober 2023
TANA PASER - Anggota DPRD Kabupaten Paser Basri mengungkapkan aspirasi masyarakat diwarnai permintaan alat penunjang usaha tani dan nelayan. "Profesi neyalan dan petani mendominasi wilayah itu, jadi permintaan cenderung didominasi dua hal itu," Kata Basri, Selasa (8/10/2023).
Basri melaksanakan reses di Desa Sungai Tuak, Tanah Periuk, Rantau panjang dan Pepara untuk menjaring aspirasi masyarakat.
"Harapan masyarakat terhadap reses ini pastinya alat penunjang usaha. Seperti pengadaan pupuk, pemeliharaan tanggul, lantai Jemur. Untuk Nelayan itu alat tangkap dan ketinting," sebut Basri.
Selain permintaan alat penunjang usaha, kata Basri, masyarakat desa pepara mengeluhkan akses air bersih dari Perumda Tirta Kandilo yang belum maksimal.
"Di desa Pepara hampir 200 kepala keluarga belum terpasang saluran air, mereka mempertanyakan program Saluran gratis untuk masyarakat tidak mampu (MBR)," ujar Basri.
Merujuk pada reses tahun lalu, Basri menyebutkan sebagian aspirasi masyarakat sudah terealisasi, seperti pengadaan ketinting, lantai jemur untuk padi, pembangunan jaringan pipanisasi di Desa Pepara dan bantuan kelompok habsyi.
"Bantuan ketinting diperuntukkan untuk tiga desa yaitu desa Pepara, Pulau Rantau, dan Muara Pasir, masing-masing desa disalurkan 26 mesin," tandasnya. (adv/cahyadi/DPRDPaser)