Senin 19 Mei 2025
BALIKPAPAN – Sudah hampir lima bulan sejak warga RT.14 Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, mengajukan permohonan perbaikan siring (saluran air) kepada Pemerintah Kota Balikpapan, namun hingga kini belum ada tindakan nyata.

Ketua RT.14, Zainuddin, S.Sos., M.M, menyatakan kekecewaannya atas sikap Pemkot yang dinilai lamban dan tidak responsif terhadap permohonan tersebut.
"Kami sudah ajukan perbaikan siring sejak Januari 2025. Surat resmi sudah kami sampaikan melalui kelurahan. Bahkan saya sendiri sudah mengirim pesan WhatsApp ke Wali Kota, tapi tidak ada respons sama sekali sampai hari ini," ujar Zainuddin saat ditemui Minggu malam (18/5).
Menurut Zainuddin, kondisi siring yang rusak cukup parah dan tidak hanya menyebabkan aliran air tersumbat, tetapi juga menggerus tanah di sekitar pemukiman warga.
Ia memperingatkan bahwa jika perbaikan tidak segera dilakukan, kerusakan tersebut bisa memicu longsor, mengingat kontur tanah di wilayah tersebut cukup curam.
"Ini bukan sekadar masalah air tergenang. Struktur tanah di sekitar siring sudah mulai tergerus. Kalau ini terus dibiarkan, bisa jadi bencana. Rumah warga bisa terancam longsor," jelasnya.
Zainuddin menambahkan, warga sudah beberapa kali melakukan gotong royong untuk membersihkan saluran dan memperkuat bagian yang retak dengan material seadanya. Namun, usaha swadaya warga ini tidak akan cukup untuk mengatasi kerusakan yang bersifat struktural.
"Kami di RT hanya bisa lakukan penanganan sementara. Tapi perbaikan permanen butuh campur tangan pemerintah. Bahayanya nyata. Jangan tunggu korban dulu baru bergerak," katanya.
Ia juga menyesalkan minimnya komunikasi dari pemerintah, termasuk dari Wali Kota, yang menurutnya seharusnya bisa lebih terbuka dalam merespons aspirasi masyarakat, apalagi jika menyangkut keselamatan warga.
"Kalau pun belum bisa dikerjakan segera, setidaknya ada jawaban. Ini sudah lima bulan tidak ada kabar sama sekali. Kami bingung harus lewat jalur apa lagi," tambahnya.

Warga berharap Pemerintah Kota Balikpapan segera turun tangan meninjau langsung lokasi siring yang rusak dan menindaklanjuti pengajuan perbaikan tersebut sebelum terjadi bencana yang merugikan.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Balikpapan maupun Wali Kota terkait keluhan warga RT.14 tersebut. (SS/*)