Ir. Patman Parakkasi: Sosok Visioner dengan Konsep "Religius dan Demokrasi" untuk Balikpapan

Senin 10 Maret 2025

Seorang Ir. Patman Parakkasi hadir sebagai sosok yang lama malang melintang dalam dunia organisasi, politik, dan pembangunan di Kota Balikpapan, juga selaku pemuda yang visioner.

Patman Parakkasi

Dia lahir di Majene, 30 April 1968, Patman Parakkasi dikenal sebagai pribadi yang tegas, cerdas, dan memiliki kemampuan komunikasi yang luar biasa.

Ayah dari tiga orang anak ini,.telah menjadi figur yang sangat diperhitungkan di berbagai kalangan, terutama dalam membangun konsep dan gagasan untuk masa depan Balikpapan.

Sebagai lulusan Universitas Tadulako (UNTAD) Palu tahun 1985 dari jurusan pertanian, usai studinya mulai menapaki karier organisasi sejak muda.

Karier kepemimpinannya mulai menonjol saat menjabat sebagai Ketua KNPI Kota Balikpapan periode 2001–2004.

Dibawah kepemimpinannya, KNPI Balikpapan menjadi wadah pembinaan generasi muda yang aktif dan progresif.

Tak hanya di ranah organisasi kepemudaan, Patman Parakkasi juga merambah dunia politik.

Ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Balikpapan periode 2014–2019, bahkan ia dikenal sebagai legislator yang vokal, kritis, dan mampu menjembatani berbagai kepentingan masyarakat.

Kini, Ir. Patman Parakkasi menjabat sebagai Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Seluruh Indonesia (GAPENSI) kota Balikpapan.

Diposisi ini, ia berperan aktif dalam mendorong kemajuan sektor konstruksi dan pembangunan di Balikpapan, dengan menekankan pada prinsip efisiensi, profesionalisme, dan keberpihakan pada pengusaha lokal.

Kemudian membuat sosok Patman Parakkasi semakin memukau dengan kemampuannya dalam menyampaikan gagasan dengan penuh semangat dan penguasaan emosional yang tinggi.

Ketika berbicara di depan forum, ia mampu menghidupkan suasana dan menyampaikan ide-ide, gagasan besar dengan jelas dan berapi-api, mencerminkan penguasaan materi yang mendalam dan visi yang terarah.

Salah satu gagasan utama yang tengah ia usung adalah konsep "Religius dan Demokrasi,"  untuk masa depan Balikpapan.

Ia meyakini, keseimbangan antara nilai-nilai keagamaan dan prinsip demokrasi adalah kunci untuk menciptakan kota yang harmonis, maju, dan berkeadilan dalam bingkai Madinatul Iman.

Patman Parakkasi juga aktif menjadi penggerak diskusi dan dialog publik di Cafe Baca, Martadinata, yang menjadi tempat berkumpulnya berbagai kalangan untuk membahas persoalan-persoalan strategis di Balikpapan.

Mulai isu sosial, ekonomi, hingga politik, tempat tongkrongan ngopi ini, telah menjadi ruang intelektual yang membuka wawasan dan mempertemukan berbagai pemikiran untuk kemajuan Balikpapan.

Dengan rekam jejak yang panjang dan pengaruh yang kuat di berbagai sektor, Ir. Patman Parakkasi adalah figur yang berpotensi besar untuk membawa Balikpapan menuju masa depan yang lebih baik.

Dengan konsep "Religius dan Demokrasi," sebuah tawaran visi yang selaras dengan identitas kultur dan dinamika sosial masyarakat Balikpapan. (SS_255/*)