Masyarakat Balikpapan Butuh Pasokan Pangan Yang Cukup

Selasa 1 Oktober 2024

BALIKPAPAN- Kebutuhan masyarakat di Kota Balikpapan yang paling banyak dibutuhkan salah satunya adalah pangan, seperti beras, daging, cabai, bawang merah dan putih, telur, gula pasir, ayam, dan lainnya.

Sri Wahyuningsih Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Balikpapan

Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (DP3) Balikpapan, Sri Wahjuningsih memberi tahu berdasarkan data, bahwa kebutuhan beras di Kota Balikpapan mencapai 5.369 dengan jumlah penduduk 738.532.

"Stok pasokan beras di bulan agustus-september sebanyak 10.887, yang pada artinya masih surplus 5.512 ton," ungkapnya.

Sri Wahjuningsih menyebut bahwa stok bahan pangan di kotanya masih mencukupi hingga memasuki peralihan musim dari hujan ke kemarau.

"Balikpapan itu tidak semua bahan pangan dihasilkan oleh para petani lokal maupun peternak yang ada di kota kita, itupun hanya 25 persen bahan pangan yang disuplai" kata Sri kepada awak media, Selasa (1/10/24).

"Nah, di 75 persen ke atas itu didukung oleh para distributor dari luar Balikpapan," lanjutnya.

Dengan ini, Wali Kota Balikpapan telah melakukan kerja sama dengan sejumlah daerah penghasil, dan itu melalui dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) atau MoU.

Jadi, Sri memberitahukan untuk stok pangan di Kota Balikpapan masih aman. Berikut rincian konsumsi RT sebanyak 4.063 ton, konsumsi Horeka akronim dari hotel restoran, dan kafe sebanyak 1.276 ton dan barang keluar sebanyak 30 ton.

Sementara itu, untuk daging ayam dan daging sapi juga masih masih surplus di Kota Balikpapan, dan kebutuhan daging sapi di Kota Balikpapan adalah sebanyak 488 ton dengan jumlah stok ketersediaan sebanyak 1.591 ton.

"Maka dari itu, kita masih surplus sebanyak 1.103 ton," ujarnya.

Sedangkan untuk daging ayam memiliki kebutuhan sebanyak 2.648 ton dengan jumlah kebutuhan stok ketersediaan sebanyak 5.846 ton. Jumlah itu juga masih surplus sebanyak 3.198 ton.

"Begitupun untuk bahan pangan penti​​​​​​ng lainnya, kita masih surplus, belum lagi ditambah dengan sisa stok bulan lalu," jelasnya. (Adys/adv)