Rabu 17 Juli 2024
BALIKPAPAN- Unjuk rasa telah digelar oleh para Sopir Angkutan Kota (Angkot) di Kota Balikpapan untuk menolak sebuah kehadiran Transportasi baru yang diluncurkan Pemerintah Kota Balikpapan yang belum lama ini, yakni Balikpapan City Trans.

Para sopir melakukan aksi demo nya bersama puluhan kawan - kawan angkot yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Balikpapan Kota atau lebih tepatnya di depan Gedung Pemkot Balikpapan serta Gedung DPRD Kota Balikpapan, pada Rabu (17/7/2024) pagi.
"Kami menolak adanya kehadiran bus tersebut. Setelah adanya bus ini, pendapatan kami tidak seperti biasanya didapat, serta merasa hancur sudah tidak bisa lagi menghidupi anak istri, belum lagi untuk setoran," kata Hendra salah satu koordinator aksi demo tadi.
Hendra menyampaikan, untuk pendapatan harian biasanya mencapai hingga Rp 100 ribu, namun dengan adanya uji coba para bus itu kini pendapatan tersebut menurun drastis.
Sementara itu, Asisten Tata Pemerintahan Kota Balikpapan, Zulkifli menemui peserta aksi menyampaikan bahwa bus ini merupakan uji coba dari Kementerian Perhubungan.
"Mereka ingin mengetahui berapa kebutuhan transportasi di Balikpapan dan sebagainya, kemudian sepakat bahwa bus itu akan berhenti beroperasi sementara hingga 1 Agustus mendatang," ucapnya.
Kendati begitu, bus akan kembali beroperasi namun hanya sampai tanggal 20 Agustus untuk mendukung sarana transportasi dengan adanya agenda upacara HUT RI di IKN nanti.
Kemudian, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud menyampaikan kepada pihaknya untuk bisa menampung aspirasi para sopir angkot dan akan disampaikan kepada Pemerintah Pusat.

"Karena ini kan program dari Kementerian Perhubungan. Lagipula, Kota Balikpapan sebagai penyangga IKN sudah seharusnya memiliki fasilitas Sarana Transportasi Umum Masal (SAUM) yang memadai," tuntas Rahmad. (Adys/*)