Sabtu 7 September 2024
PENAJAM — Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar Gathering Generasi Digital Gerakan Nasional Revolusi Mental di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Acara yang dihadiri 60 peserta dari berbagai kalangan ini bertujuan mengajak generasi muda menjadi influencer positif guna mewujudkan Indonesia Emas 2045. Bertempat di Aula Kantor Bupati PPU, Jumat (06/09/2024).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Workshop dan Seminar Festival Harmoni Budaya Nusantara (FHBN) Tahun 2024, yang digelar kabupaten Penajam Paser Utara.
Kegiatan menghadirkan peserta dari pelajar, mahasiswa, Genre BKKBN, serta influencer di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara.
Woro Srihastuti Sulistyaningrum, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Pemuda, dan Perempuan Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum mewakili Menko PMK menekankan peran penting generasi muda sebagai digital native.
"Mereka harus menjadi influencer yang menyebarluaskan hal-hal positif dan memanfaatkan teknologi untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045," ungkap Srihastuti.
Acara diawali dengan kunjungan ke venue-vemue FHBN, dimana peserta mengamati berbagai atraksi budaya dan pameran UMKM, dll sekaligus membuat konten dari hasil pengamatan.
Konten yang dibuat harus selaras dengan nilai revolusi mental yakni Integritas, Etos Kerja, dan Gotong Royong, serta lima gerakan : Indonesia Melayani, Indonesia Bersih, Indonesia Bersatu, Indonesia Mandiri, dan Indonesia Tertib.
Selanjutnya, diadakan coaching clinic pembuatan konten kreatif oleh dua narasumber inspiratif: Phingki Surya Pranoto dan Abi Satria.
Diakhir acara, peserta diajak berpartisipasi dalam lomba video rally competition. Konten terbaik akan diumumkan pada 13 September 2024 melalui akun Instagram @RevolusiMental dan @deputi5_kemenkopmk.

Melalui kegiatan ini, Kemenko PMK berharap dapat memberdayakan generasi muda Kalimantan Timur untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan nasional, khususnya dalam menyongsong era IKN dan Indonesia Emas 2045.
Sumber: adv/KominfoPPU/*