Senin 24 JULI 2023
PENAJAM - DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong pemenuhan jaringan internet di daerah asal Ibu Kota Negara baru. Sebelumnya diketahui, terdapat tujuh titik blank spot atau tidak tersentuh jaringan internet maupun telepon di PPU.
Anggota DPRD PPU Jhon Kenedi mengatakan, pemerintah daerah perlu menaruh atensi terhadap kondisi tersebut. Pengusulannya di pemerintah pusat, sudah harus dikebut. Mengingat, jaringan internet merupakan kebutuhan terutama bagi para peserta didik memasuki masa pembelajaran.
"Jaringan komunikasi, internet itu kan kebutuhan pendidikan, jadi bagaimana caranya supaya itu bisa berjalan lancar, dan terpenuhi jaringannya," ungkapnya pada Senin (24/7/2023).
Jhon juga menjelaskan titik yang blank spot itu harus betul-betul dipastikan, kemudian diusulkan untuk pemasangan Base Transceiver Station (BTS), bagi jaringan seluler.
Menurutnya, pemenuhan jaringan komunikasi, merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat PPU, khususnya di wilayah IKN.
"Kami harapkan pelayanan terhadap itu juga bisa berjalan dengan baik, di wilayah IKN," harapnya.
Sedikitnya, tujuh titik yang masih blank spot yakni di Kecamatan Penajam, ada Bukit Subur, Sepan, Sidorejo dan Giripurwa. Kemudian di Kecamatan Babulu, ada empat titik yakni Rintik, Gunung Makmur, Sumber Sari dan Labangka Barat.
Untuk Kecamatan Sepaku tersisa satu titik yakni Desa Bumi Harapan. Pemerintah pusat sempat ingin membangun dua tower BTS di PPU, tahapannya sudah sampai pada titik penentuan koordinat.
Meski, dengan adanya kasus korupsi yang didalangi oleh mantan Menteri Kominfo Jhonny G Plate, proyek tersebut terhenti. (Adv/*)