Sabtu 20 MEI 2023
PENAJAM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Syahrudin M Noor meminta pemerintah kabupaten setempat memaksimalkan serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD 2023 yang saat ini, baru mencapai 17 persen.
Menurutnya, serapan anggaran tahun ini mencapai Rp1,9 triliun dinilai masih minim, seiring dengan peringatan disampaikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Syahrudin berharap, sesuai kondisi ini, pemerintah kabupaten dapat secepatnya melakukan langkah dan upaya meningkatkan serapan anggaran 2023, jika disinkronkan serapan pada semester awal setidaknya mencapai 50 persen.
"Untuk semua OPD (organisasi perangkat daerah) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara diharapkan mampu bergerak cepat, segera merealisasi dan memenuhi serapan anggaran hingga akhir tahun ini," harap Ketua DPRD PPU Syahruddin, Jumat (19/5/2023).
"Kondisi lambannya perangkat daerah merealisasikan kegiatan pemerintah yang telah memiliki anggaran di tahun 2023, akan berdampak diakhir tahun, anggaran menumpuk," jelasnya.
Selain itu, ia juga menambahkan kalau DPRD Penajam Paser Utara telah menetapkan waktu penyusunan APBD-P tahun 2023, dalam waktu dekat dilakukan pembahasan.
Dia mengatakan beberapa hal akan dibahas dalam anggaran perubahan ini, diantaranya anggaran belum masuk dalam APBD murni, akan dimasukkan dalam anggaran perubahan 2023.
Maka itu dia kembali berharap, agar Pemkab Penajam Paser Utara, dapat menyelesaikan kegiatan secepatnya tanpa menunggu diakhir tahun.
Pihaknya juga terus melakukan Koordinasi dengan Pemkab PPU utamanya para OPD dengan harapan penyelenggaraan pemerintah berjalan baik, anggaran dapat terserap, bermanfaat bagi masyarakat, Benuo Taka. (Ahmad Yani/*)