Rabu 15 Juli 2020
BALIKPAPAN-Menjelang pelaksanaan tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan melakukan pengesetan logistik dan mendistribusikan Perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) bagi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang akan dipergunakan untuk melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) mulai 15 Juli s/d 13 Agustus 2020 Balikpapan, Rabu (15/7/2020) kemarin.
Perlengkapan APD bagi PPDP. Masker, Thermo scanner, Face Shield, Hand Sanitizer, Sarung tangan plastik, Selain APD juga mendistribusikan Alat Tulis Kantor (ATK), Topi, Ban Lengan (Bet), Buku Kerja, serta jenis Formulir A-KWK dan A.A.2-KWK (Stiker) untuk PPDP.

Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha mengatakan, dalam rangka pengesetan logistik yang akan distribusikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).
Ia menyatakan, sehingga KPU harus merekrut relawan, untuk membantu pengesetan logistik tersebut, jika mengandalkan staf KPU otomatis waktunya tidak cukup.
"Bukan karena jumlah logistiknya banyak, tapi waktunya tidak cukup, saat kedatangan logistik sama waktu harus dilakukan pendistribusian, agar tepat waktu," ungkapnya.
"Paling rumit dan pengerjaannya lama. Yakni A.A.2-KWK (stiker) ditempel per-KK di bagian dapan rumah pemilih, jumlahnya 250 ribu, sementara Stiker A.A.2-KWK telah dicetak, sebelum pergeseran tanggal dan bulan Pemilihan itu, 23 September 2020 menjadi 9 Desember 2020," jelasnya.
"Seluruh Thermo scanner diberi baterai, agar bisa segera digunakan dan mengeset formulir A-KWK daftar pemilih, untuk setiap kecamatan, kelurahan dan Tempat Pemungutan Suara (TPS), karena setiap kecamatan, kelurahan dan TPS itu, berbeda-bedah," katanya.
"Inilah membuat KPU harus merekrut tenaga dari luar untuk membantu, agar distribusi logistik cepat dan tepat waktu," pungkasnya.
Liputan: Yudi
Editor: Ahmad Yani