Selasa 21 Mei 2024
Sekira 32 Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Program Studi Administrasi Publik - Universitas Tadulako (UNTAD), Palu, Sulawesi Tengah, melaksanakan PPL (Praktek Pengenalan Lapangan) di kantor BAPPEDA (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) dan BPMP2T (Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu) Balikpapan, Senin (20/5/2024) kemarin.

Studi atau PPL digelar di Bappeda dan BPMP2T Balikpapan ini, menjadi penting dalam pembelajaran mahasiswa, di penghujung semester akhir, sebelum menyelesaikan studinya di Universitas Tadulako.
Mahasiswa yang didampingi Dosen Muda, Mohamad Roy Fandi, S.Sos dan Dr. Imam Sofyan, M.Si, yang juga nantinya akan mengagendakan PPL selanjutnya ke IKN (Ibu Kota Negara) berada di kabupaten PPU (Penajam Paser Utara), sebelah Barat kota Balikpapan.
Sekira 2 (dua) jam lebih, jarak tempuh Balikpapan ke IKN, di sana mahasiswa akan melihat situasi pembangunan IKN, kini lagi menggeliat, siang dan malam.
Harapannya, Agustus ini bisa dipakai upacara Kemerdekaan RI oleh Presiden Joko Widodo.
Di Bappeda Balikpapan, mahasiswa ingin tahu lebih jauh perencanaan pembangunan, selama ini dilakukan pemkot Balikpapan.
Seorang mahasiswa Agung bin Amsal Meko menanyakan terkait pelayanan. Senada disampaikan Fikri Aziz K, terkait pelayanan berbasis digital. Sementara Muh Fendy Yuliastono ingin mengetahui kinerja yang laksanakan pemkot Balikpapan khususnya pelayanan publik.
Pihak BPMP2T menyampaikan, selama ini pelayanan berjalan sesuai dengan SOP (Standar Operasional dan Prosedur), pemkot Balikpapan telah memiliki SOP, masing-masing dinas dan lembaga pemerintahan terkait, pelayanan publik. Sehingga, alur pelayanan terukur dan terarah.
Selanjutnya, terkait perencanaan, pembangunan pemkot Balikpapan, melaksanakan perencanaan pembangunan melalui MUSRENBANG (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) mulai tingkat RT, kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota. Melibatkan semua stakeholder dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya, dalam pembangunan kota Balikpapan.
Juga dilakukan mulai top down, buttom up dan parstisipatif sejalan dengan visi misi Walikota maupun DPRD. Bahkan, Bappeda Balikpapan memiliki program, PROVOKASI (Program Kreasi dan Inovasi), sehingga setiap perangkat daerah dapat melaksanakan kegiatan, sekreatif mungkin dan dapat berinovasi sesuai dengan tupoksinya.
Sementara Nur Asia, yang ingin mengetahui perencanaan dan ruang lingkup kinerja Bappeda.
"Perencanaan pemkota Balikpapan, yang secara terintegrasi dengan sistem elektronik, menjadi penting dalam perencanaan pembangunan dilaksanakan pihak Bappeda Balikpapan," kata staf Bappeda Balikpapan.
Usai di Bappeda, mahasiswa diajak melihat pelayanan KTP di Disdukcapil Balikpapan, terkait prosedur pelayanan, yang sesuai dengan SOP telah ditentukan.

Staf Disdukcapil Balikpapan menjelaskan, pelayanan yang terintergrasi, telah memiliki standar pelayanan. Sehingga, pihaknya menghindari pelayanan diluar prosedur telah ditentukan.
Untuk diketahui, mahasiswa FISIP Prodi Administrasi Publik UNTAD (Universitas Tadulako), memilih Balikpapan menjadi salah satu lokasi PPL. Dikarenakan, Balikpapan sebagai pintu gerbang IKN, yang kini menjadi program strategis nasional pemerintah pusat saat ini.
Menurut DR. Imam Sofyan selaku dosen pendamping, kota Balikpapan sebagai transit menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), yang merupakan destinasi kunjungan selanjutnya.
"Ya, terlebih itu Kota Balikpapan merupakan salah satu penyangga IKN, dan kunjungan ke IKN akan dilakukan pada Kamis 23 Mei 2024 nanti," urainya.

Selanjutnya, kunjungan tersebut agar mendapat ilmu baru terutama tentang pelayanan publik sesuai jurusan para mahasiswa FISIP khususnya, Prodi Administrasi Publik.
"Semoga kota ini makin bersinar, karena menjadi mobilitas lintas dan informasi yang berkaitan menuju IKN," tandasnya. (Ay/*).