Diskominfo Kaltim Sosialisasi Anti Hoax, di SMP Negeri 12 Balikpapan

Jumat 19 September 2025

BALIKPAPAN - Setelah kegiatan sosialisasi "Anti Hoax dan Konten Pornografi di Media Sosial,"  dilaksanakan di SMA Negeri 5 Balikpapan. Kini, Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur ((Diskominfo Kaltim), kembali melaksanakan sosialisasi yang sama di sekolah SMP Negeri 12 Balikpapan, di ruang aula Multi, Jumat (19/9/2025).

Irene Yuriantini Kabid Informasi Komunikasi Publik Diskominfo Kaltim (kanan), bersama Nur Wahyudi Wakepsek SMP Negeri 12 Balikpapan. (Ay)

Lebih kurang 50 pelajar dari SMP Negeri 12 Balikpapan, mengikuti kegiatan ini, sebagai perwakilan dari kelas masing-masing. 

Seperti biasa, sosialisasi ini melibatkan pembicara dari Kepala Sub Bidang Multimedia Bidang Humas Polda Kaltim AKBP Qori Kurniawati dan Dafa Ezra Penelaah Teknis Kebijakan, Diskominfo Kaltim. 

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik dan Kehumasan Diskominfo Kaltim Irene Yuriantini mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini dapat dilaksanakan di SMP Negeri 12 Balikpapan. 

"Kami sampaikan rasa terima kasih, atas kesediaan pihak SMPN 12, kegiatan ini dapat dilaksanakan," kata Iren.

Mewakili Kepala Diskominfo Kaltim, Irene Yuriantini menegasakan, derasnya arus informasi khususnya dalam platform digital, dan kemudahan akses internet menjadi penting bagi pelajar untuk dapat mengaksesnya dengan hal-hal positif.

*Kemudahan adik-adik mendapatkan informasi saat ini, perlu mendapatkan ilmu agar tidak menggunakannya merugikan diri sendiri," ungkapnya.

Disadari bahwa, kini pelajar menjadi sasaran penyebaran informasi. Tanpa diketahuinya kebenaran informasi didapatkan.

"Makanya itu, adik-adik diberikan ilmu agar dapat memahami, apa itu hoax ? dan bahayanya, serta dampak yang ditimbulkan," terang Kabid Informasi Komunikasi Publik dan Kehumasan Diskominfo Kaltim ini.

Mewakil Kepala Sekolah SMPN 12 Balikpapan, Wakil Kepala Sekolah Nur Wahyudi mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini di laksanakan di SMP Negeri 12 Balikpapan. 

"Kami menyambut baik kegiatan ini dilaksanakan di sekolah kami. Sebagai penghargaan bagi kami, dan anak-anak kami, untuk mendapatkan pembelajaran terkait, anti hoax, di sosial media, " ungkap Nur Wahyudi. 

Menurutnya, kegiatan ini sangat berharga, selain SMPN 12 dipilih sebagai lokasi sosialisasi, selanjutnya pelajar akan mendapatkan banyak ilmu dan manfaat agar memanfaatkan sosial media dengan baik.

BACA JUGA: https://harianjurnal.com/pemerintahan/9302-pelajar-sma-negeri-5-balikpapan-ikuti-sosialisasi-anti-hoax-dan-konten-pornografi-di-medsos

Bukan hanya itu, Wakil Kepala Sekolah juga menyampaikan kepada perwakilan kelas masing-masing dapat mensosialisasikan ilmu yang didapatkan kepada teman-teman mereka.

"Bagi anak-anak yang ikut dalam kegiatan ini, kiranya dapat menyampaikan kepada teman-temannya, ilmu yang didapatkan," harap Nur Wahyudi.

Sementara Ketua Pelaksana Kegiatan, Pranata Humas Ahli Muda Diskominfo Kaltim Arminiwati menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan efektifitas dan kolaborasi pemerintah dan pemangku kepentingan, untuk kesamaan misi, keterbukaan dan sinergitas serta kesetaraan membangun ruang publik yang sehat, dalam membangun informasi publik.

"Yang bermuara pada kemajuan masyarakat khususnya Kaltim," ungkapnya.

Qori Kurniawati Kepala Sub Bidang Multimedia Bidang Humas Polda Kaltim. (Ay)

Kepala Sub Bidang Multimedia Bidang Humas Polda Kaltim Qori Kurniawati mengingatkan agar tidak menyebarkan hoax, diperlukan telaah sebelum mempublikasikan atau menyebarluaskan.

Ia menilai, penyebarannya melalui internet yang sangat mudah. Sehingga sulit membedakan informasinya, perlu cek dan ricek, dan berupaya mendapatkan informasi dari situs resmi dan dapat dipercaya.

"Ciri-ciri hoax, atau berita bohong, dari sumber tidak dapat dipercaya. Mengandung unsur SARA, dan memakai bahasa provokatif," jelasnya. (Ay/adv/DiskominfoKaltim/*)