Pemprov Kaltim Berkomitmen Bangun SDM Unggul

Rabu 28 Mei 2025

BALIKPAPAN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul melalui program pendidikan gratis yang diinternalisasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, dalam acara Talkshow dan Apresiasi 22 Tahun Tribun Kaltim bertajuk Gebrakan Sang Pemimpin, "Program Gratispol Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas” pada Rabu (28/5/2025).

Puncak peringatan HUT ke-22 Tribun Kaltim berlangsung semarak di Hotel Novotel Balikpapan. "Program Gratis Pol Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas" ini sebagai bentuk penghargaan Tribun Kaltim. Tepatnya kepada pemerintah daerah di Kalimantan Timur yang telah menjalin kerjasama dengan Tribun Kaltim sejak tahun 2003 lalu.

Puncak acara diselenggarakan melalui talkshow dan apresiasi HUT ke-22 Tribun Kaltim ini dibuka secara daring Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.

"Selamat dan sukses atas terselenggaranya apresiasi 22 tahun Tribun Kaltim serta talkshow Gebrakan Sang Pemimpin Program Gratis Pol Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas," kata Gubernur Kaltim.

Sementara, Wagub Kaltim, Seno Aji  hadir dalam cara ini menjelaskan program Gratis Pol dan Jos Pol merupakan implementasi nyata dari visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur yang telah tertuang dalam dokumen RPJMD.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Kalimantan Timur tidak semata difokuskan pada aspek fisik dan ekonomi, namun lebih dari itu, diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat.

"Visi yang kami usung bukan sekadar retorika. Ini adalah panduan strategis yang mengarahkan pembangunan untuk mensejahterakan manusia Kalimantan Timur," tegas Seno Aji.

Menurutnya, keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur menjadi tantangan sekaligus peluang besar yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Oleh karena itu, visi RPJMD 2025–2029 diarahkan agar pembangunan di Kalimantan Timur mampu menjamin masyarakat yang sejahtera dan bahagia.

Seno Aji menuturkan keberhasilan pembangunan daerah harus dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat. Sebagai bagian dari kebijakan strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meluncurkan dua program unggulan yang telah dimasukkan dalam draf RPJMD dan saat ini tengah dievaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri.

Pendidikan Gratis jadi Fokus Utama Program Gratis Pol meliputi pendidikan gratis bagi pelajar dan mahasiswa dari tingkat SMA, SMK, MA hingga perguruan tinggi S1, S2, dan S3, baik di institusi negeri maupun swasta.

"Ini mencerminkan bahwa kami sangat mengharapkan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur," ujar Seno Aji.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini bersifat inklusif dan tidak diskriminatif. Semua anak-anak di Kalimantan Timur, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, suku, agama, maupun prestasi akademik, berhak menikmati pendidikan gratis.

Seno Aji Wakil Gubernur Kaltim

Wagub Kaltim ini juga mengungkapkan, saat ini baru sekitar 20 persen penduduk Kalimantan Timur yang menempuh pendidikan tinggi (S1).

Dengan adanya program Gratis Pol, diharapkan persentase tersebut meningkat signifikan, khususnya dalam menyambut berfungsinya Ibu Kota Negara di wilayah tersebut pada tahun 2028, sebagaimana telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ia menyampaikan keyakinannya bahwa Kalimantan Timur memiliki potensi besar dari sektor sumber daya alam, mineral, dan hayati yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

BACA JUGA: https://harianjurnal.com/pemerintahan/8719-203-309-visa-jemaah-haji-reguler-indonesia-sudah-terbit-2

Namun, keberhasilan ekonomi tidak akan maksimal tanpa didukung oleh kualitas manusia yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Melalui RPJMD 2025–2029, pemerintah bertekad menciptakan pembangunan yang tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan investasi, melainkan juga menjamin peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Tidak melihat kaya atau miskin, tidak melihat pintar atau tidak pintar, semuanya kami perlakukan sama. Kita penuhi hak-hak mereka,” tandas Seno Aji. (Adv/ay/DiskominfoKaltim/*)