
Selasa 14 November 2023
SAMARINDA- Komisi II DPRD Kaltim menilai bahwa e-Katalog menjadi platform yang penting untuk memfasilitasi dalam pengadaan barang dan jasa. Terlebih untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Anggota Komisi II DPRD Kaltim Encik Wardani langkah tersebut sebagai upaya meningkatkan efisiensi dalam proses pembelian, serta memberikan peluang yang lebih adil bagi para pelaku UMKM.
Kendati pemerintah daerah telah memberikan pelatihan kepada para pelaku UMKM akan tetapi masih ada sistem yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Di mana fakta yang terjadi, masih adanya pelaku UMKM yang masih gagap dalam mengoperasikan E-Katalog.
"Pemanfaatan E-Katalog ini masih jauh dari optimal. Banyak pelaku UMKM yang belum bisa menggunakannya dengan baik secara teknis. Ini adalah tantangan bagi kita semua, agar kita bisa membuat E-Katalog menjadi lebih populer dan mudah digunakan,” ungkap Encik.
Dia menjelaskan bahwa dalam E-Katalog, pelaku UMKM dapat mencari tenaga sesuai kebutuhan yang diinginkan, mulai dari jasa cleaning service hingga barang-barang penunjang kerja lainnya.
"Semuanya dapat diakses dengan sekali klik. Ini perlu ditingkatkan secara masif," tutur Encik.
Encik menilai minimnya pengalaman dan membiasakan pengoperasionalan E-Katalog menjadi hal yang mendasar sehingga menjadi salah satu hambatan. Untuk mengatasi kendala ini, Encik menekankan perlu adanya pendampingan.
"Masalahnya, sebagian besar pelaku UMKM dan swasta belum memiliki keterampilan teknis yang diperlukan. Mereka membutuhkan bimbingan, setidaknya dalam beberapa persen awal. Ini adalah proses pembelajaran yang perlu dilalui,” ujarnya.
Encik menambahkan bahwa program bimbingan bagi para pelaku UMKM ini perlu bersifat berkelanjutan.
"Program ini harus terus disuarakan dan didorong agar semakin banyak pelaku UMKM yang dapat memanfaatkan E-Katalog dengan baik," tandasnya. (adv/DPRDKaltim/*)