
Senin 13 November 2023
SAMARINDA – Pemerintah diminta tidak gegabah untuk memanfaatkan air bekas galian tambang batubara sebagai sumber air baku untuk Masyarakat.
Di mana sebelumnya wacana itu muncul dari Pemerintah Kota Bontang memanfaatkan air bekas lubang galian tambang (void) PT Indominco.
"Semoga nantinya air ini akan diteliti oleh para ahli. Jika ahli menyatakan bahwa air ini layak dikonsumsi, tentu kami tidak masalah,” ungkap Anggota DPRD Kaltim Jahidin, belum lama ini.
Politisi Partai Kebangkitan Bangs aini juga mengakui adanya kekhawatiran mengenai kandungan logam berat dalam air tersebut. "Ada beberapa peneliti yang berpendapat bahwa air yang terlihat jernih itu sebenarnya dapat menyebabkan penyakit,” ujarnya.
Dia menilai, bahwa air limbah tambang dapat mengandung logam berat yang akan berdampak terhadap kesehatan khususnya, kesehatan pernafasan dan jantung.
"Harus membedah dari sisi positif dan negatifnya. Kita harus waspada karena jika terdapat kandungan racun pada air tersebut, itu bisa menjadi ancaman bagi generasi mendatang,” tuturnya.
Dia meminta kepada pemerintah jika mengambil keputusan, langkah pertama yang harus diambil adalah melakukan penelitian menyeluruh terhadap kualitas air.
"Kita perlu mendengarkan pendapat para ahli dalam bidang air. Jika penelitian mereka mengindikasikan bahwa air ini aman, tidak ada salahnya untuk memanfaatkannya," tandasnya. (Adv/DPRDKaltim/*)