
Selasa 23 Oktober 2023
BALIKPAPAN - Malam penganugerahan BK Awards 2023 berlangsung di Hotel Platinum Balikpapan, ajang yang pertama di Kaltim. Bahkan Ketua BK DPRD Kaltim Sutomo Jabir mengklaim, legislatif tingkat provinsi, Kaltim yang pertama di Indonesia menggelar ajang tersebut, pada hari Sabtu (30/9/2023) lalu.

Dia mengatakan, sepengetahuannya, Kaltim yang pertama menggelar kegiatan ini. Selama ini, awarding bagi anggota dewan itu hanya ada di DPR, yaitu Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Awards yang digelar rutin setiap tahun.
Digelarnya malam penganugerahan BK Awards 2023, DPRD Kaltim mengusung tema, Menjaga Integritas, Menumbuhkan Kepercayaan Publik. Sebelum dilaksanakan, agenda yang digarap BK DPRD Kaltim itu melalui beberapa tahapan.
Penilaiannya dilakukan sejak Masa Sidang III Tahun 2022, Masa Sidang I Tahun 2023 hingga Masa Sidang II Tahun 2023.
Sutomo Jabir menegaskan, gagasan pelaksanaan BK Awards itu nyatanya sudah pernah ada pada masa kepemimpinan ketua BK DPRD sebelumnya, yakni Seno Aji. Namun, baru bisa terlaksana saat ini.
"Kebetulan tahun 2022 saya jadi ketua BK DPRD Kaltim, sehingga saya masukkan program ini jadi salah satu bagian dari kegiatan BK, dan bisa terealisasi," ungkapnya.
Adapun terkait mekanisme pemilihan kandidat, pihaknya membentuk tim penilai, yang terdiri dari 6 tenaga ahli DPR RI, kemudian 3 staf tenaga DPRD Kaltim, dibantu 3 kepala bagian di Sekretariat DPRD Kaltim.
Tim yang dibentuk itu berbagi peran. Mulai menyiapkan data, melakukan interview dengan elemen terkait, melakukan rekapitulasi absensi setiap rapat, dan menelusuri media-media, baik cetak, online, media sosial, maupun media resmi di DPRD Kaltim seperti Instagram. Untuk melihat track record 55 anggota DPRD Kaltim.
Dia menyatakan, tim bekerja secara independen, tanpa diketahui. Hasilnya mereka rapatkan setelah matang, baru disampaikan kepada kami sebagai anggota BK, berupa sistem dan mekanismenya saja.
Kemudian dikoordinasikan dengan staf DPRD supaya membantu menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan.
Adapun kategori penilaian dengan kacamata masyarakat, ia menyebut, pihaknya memanfaatkan peran media.
Pada awalnya, kategori itu ingin memakai alternatif seperti penilaian dari tokoh, media, tokoh agama, dan budayawan.
Namun, karena saat ini memasuki tahun politik, dikhawatirkan penilaian nanti bersifat kurang netral atau bahkan diragukan.
Karena itu, menurut Sutomo, pihaknya percaya sikap netral dan kerja profesional dari media, terutama tiga media besar di Kaltim, seperti Kaltim Post, Tribun Kaltim, dan Koran Kaltim. Karena tiga media itu otomatis sudah mengamati kegiatan DPRD Kaltim setiap hari.
Selanjutnya, agenda ini bakal digelar lagi ke depan. Tiap tahun akan diingatkan anggota DPRD Kaltim, bahwa mulai Masa Sidang III 2023 sampai Masa Sidang II 2024 akan dilakukan penilaian kehadiran dan keaktifan anggota DPRD Kaltim. Dan puncak pendataannya pada September 2024.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji mengapresiasi terlaksananya agenda BK Award. Pasalnya, saat menjabat sebagai ketua BK DPRD Kaltim, rencana itu dia cetuskan, tapi belum dapat direalisasikan.
"Saya sangat mengapresiasi dan syukur alhamdulillah BK Awards 2023 berjalan lancar dengan adanya pemenang-pemenang," katanya.
Para pemenang penghargaan itu, akan memiliki beban moral ke depannya. Sebab, sebagai pemenang BK Awards, mereka harus mempertajam lagi korespondensi dengan audiensi di daerah pemilihan (dapil) mereka. Sekaligus mewujudkan keinginan masyarakat sesuai dengan dapil mereka masing-masing.
"Termasuk fungsi pengawasan dan budgeting harus ditingkatkan. Mereka wajib mendapatkan masukan dari masyarakat supaya fungsi pengawasan lebih ditingkatkan oleh mereka,” ungkapnya.
Kegiatan penganugerahan BK Awards 2023 itu, dihadiri Ketua MKD Adang Daradjatun. Dia memberikan rasa hormat dan terima kasih pada DPRD Kaltim. Khususnya BK DPRD Kaltim yang telah mengadakan acara BK Awards 2023.
Menurut Adang, pemberian penghargaan itu dimaksudkan untuk memilih anggota DPRD yang telah memiliki dedikasi dan memberikan suatu etika dan kinerja yang baik. Sebab, sebagai anggota dewan, mereka mewakili rakyatnya.
“Jadi menarik, yang menilai ada dari media, dan lain-lain. Saya rasa pemilihan ini sangat objektif. Selamat untuk para pemenang. Harapannya pada masa yang akan datang, kinerjanya semakin baik,” ungkap Adang.
Di sisi lain, dia menyebut, BK Awards ini memang kali pertama digelar di luar Pulau Jawa. Karena itu, itu jadi hal yang membanggakan pula bagi Kaltim.
Dia mengingatkan kepada seluruh wakil rakyat, bahwa mereka harus mampu menumbuhkan kepercayaan rakyatnya. Dengan memperjuangkan kepentingan rakyat yang diwakili. (adv/DPRDKaltim/*)